Berita Bali
Catur Kotamaning Nrpati, Empat Sifat Utama yang Harus Dimiliki dan Diterapkan oleh Seorang Pemimpin
Catur Kotamaning Nrpati adalah empat sifat utama yang harus dimiliki dan diterapkan oleh seorang pemimpin dalam memimpin masyarakatnya.
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Karsiani Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Catur Kotamaning Nrpati adalah empat sifat utama yang harus dimiliki dan diterapkan oleh seorang pemimpin dalam memimpin masyarakatnya.
Catur Kotamaning Nrpati ini, diuraikan dalam kitab Tata Negara Majapahit karya Prof. M. Yamin.
Adapun unsur-unsur dari Catur Kotamaning Nrpati antara lain, Jnana Wisesa Sudha yang artinya memiliki pengetahuan suci dan luhur.
Serta mampu menghayati dan mengamalkan ajaran-ajaran agama kepada masyarakat yang dipimpinnya.
Kedua adalah, Kaprahitaning Praja yang artinya seorang pemimpin harus menunjukkan sifat atau sikap belas kasihan kepada rakyatnya.
Pemimpin hendaknya benar-benar dapat menolong rakyatnya yang menderita dengan nyata.
Pertolongan itu dapat berupa material dan rohani.
Ketiga adalah Kawiryan yang artinya pemimpin harus berwatak pemberani.
Dalam menegakkan kebenaran berlandaskan pengetahuan suci.
Sebab dalam melaksanakan tugasnya, pemimpin kerap mendapatkan hambatan dan tantangan yang penuh resiko dan mesti dihadapi.
BACA JUGA: Kisah Sri Rintis 'Kripik Biru' yang Populer di Bali, Khas Berbahan Kepala dan Leher Ayam
Disinilah dibutuhkan kesabaran dan keberanian seorang pemimpin dalam memimpin masyarakatnya.
Lalu keempat adalah Wibawa, yang artinya seorang pemimpin harus berwibawa dalam memimpin.
BACA JUGA: Laklak Merah Putih Warung Secret Aan, Menyirat Pesan Perjuangan di Situasi Krisis
Tentunya seorang pemimpin akan berwibawa, apabila dalam melaksanakan tugasnya membela kepentingan masyarakat yang menderita dengan keberaniannya.
Berlandaskan pengetahuan suci dan luhur, seperti bersumber dari ajaran agama.
Sebab kejujuran dan keberanian adalah perilaku seorang pemimpin yang dapat menumbuhkan kewibawaan pada dirinya.
Dari sifat ini pula munculnya rasa segan dan takjub dari masyarakat yang dipimpinnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/soekarno_20150530_224449.jpg)