Berita Bali
Mulai Hari Ini, Tarif Layanan PCR di Bandara Ngurah Rai Turun Menjadi Rp495 Ribu
Aturan kebijakan pemerintah yang menetapkan tarif tertinggi Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) di Jawa-Bali Rp495.000 dan Rp525.000 di luar
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Aturan kebijakan pemerintah yang menetapkan tarif tertinggi Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) di Jawa-Bali Rp495.000 dan Rp525.000 di luar Pulau Jawa Bali kini mulai diterapkan, khususnya di Provinsi Bali.
Seperti harga pelayanan tes PCR di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, mulai hari ini ditetapkan menjadi Rp495ribu.
"Tarif baru tes PCR mulai berlaku hari ini dari Rp900ribu sekarang menjadi Rp495ribu. Tetapi ada perubahan tarif untuk antigen dari Rp170ribu menjadi Rp200ribu," ujar Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira kepada tribunbali.com, Jumat 20 Agustus 2021.
Baca juga: Dinkes Bali Ancam Sanksi Faskes Bandel, Tarif Tes PCR Rp 495 Ribu Mulai Berlaku
Kebijakan penyesuaian tarif untuk tes PCR tersebut mengikuti Surat Edaran Direktur Jenderal (Dirjen) Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/I/2845/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reserve Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) yang diterbitkan hari Senin tanggal 16 Agustus 2021.
Layanan RT-PCR dan juga RT Antigen yang dapat dilakukan oleh para calon penumpang ataupun masyarakat umum.
Untuk layanan RT-PCR, berlokasi di area publik terminal kedatangan domestik, beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00-20.00 WITA.
Baca juga: Faskes di Bali yang Tetapkan Harga PCR di Atas Rp 495 Ribu Akan Diberi Peringatan
Untuk hasil PCR bisa didapatkan calon penumpang 1x24jam setelah pengambilan sample dan dikirimkan langsung secara pribadi, baik melalui email maupun pesan WhatsApp.
Dalam pelaksanaannya pelayanan tes RT-PCR di sini bekerja sama Angkasa Pura Support menggandeng RS Bali Jimbaran.
Sedangkan layanan RT-Antigen, berlokasi di ex. Gedung Wisti Sabha Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali (dekat dengan gedung terminal domestik) beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 - 20.00 WITA.
Baca juga: Tarif Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Kini Turun Jadi Rp 495.000
Disinggung berapa rata-rata harian calon penumpang yang memanfaatkan pelayanan tes PCR di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menurut Taufan berkisar diangka puluhan.
"Per hari puluhan tapi tidak sampai 50 orang, mungkin kalau dengan harga yang sekarang bisa lebih dari itu nantinya. Dan jika ada hasil PCR nya positif mereka tentunya diminta menghubungi kontak satgas yang ada dan tidak diizinkan melakukan perjalanan dengan pesawat," imbuh Taufan.
Baca juga: Soroti Harga Tes PCR, Iwan Fals: Alhamdulillah Lagi Kalau Gratis Kayak Vaksin Pak
Untuk reschedule maupun refund tiket calon penumpang dapat langsung mengaturnya dengan maskapai karena itu kembali kepada pribadi calon penumpang apakah akan refund atau reschedule.
Disinggung mengenai trafik pergerakan penumpang beberapa hari terakhir ini, Taufan menyampaikan masih fluktuatif atau terjadi peningkatan lalu turun lagi tapi ada kenaikan lagi.
"Trafik penumpang masih belum seimbang atau bertahan angkanya satu kisaran, contoh kemarin kedatangan saja 1.500 tetapi sehari sebelumnya 1.100 penumpang. Bahkan hari Senin yang lalu 900 penumpang di kedatangan domestik," ungkap Taufan.
Diakuinya memang terjadi peningkatan begitu syarat perjalanan dapat menggunakan hasil rapid Antigen tetapi dengan catatan calon penumpang sudah melakukan vaksinasi Covid-19 lengkap (dua dosis).(*)
Berita lainnya di Berita Badung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bilik-untuk-pengambilan-sampel-tes-pcr-bagi-wisman-yang-ada-di-terminal-kedatangan.jpg)