Breaking News:

Corona di Bali

Sudah 33 Desa Adat di Gianyar Disemprot Eco Enzyme oleh Korem 163 Wira Satya

Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, sedikitnya sudah ada 33 desa adat di Kabupaten Gianyar, Bali, merasakan program penyemprotan eco enzyme

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Dok. Penrem 163/Wira Satya
Penyemprotan eco enzyme di Desa Saba dan Desa Blahbatuh, Gianyar, Bali, Selasa 24 Agustus 2021 - Sudah 33 Desa Adat di Gianyar Disemprot Eco Enzyme oleh Korem 163 Wira Satya 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, sedikitnya sudah ada 33 desa adat di Kabupaten Gianyar, Bali, merasakan program penyemprotan eco enzyme Korem 163/Wira Satya.

Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia, S.S., menjelaskan, program ini merupakan tindak lanjut adanya jalinan kerjasama antara Korem 163/Wira Satya, Komunitas Eco Enzyme dan juga pihak Desa Dinas yang langsung bersurat kepada Danrem 163/Wira Satya.

"Baru saja pada Selasa 24 Agustus 2021 kita laksanakan penyemprotan di dua desa yaitu Desa Saba dan Desa Blahbatuh sebagai tindak lanjut dari permintaan yang disampaikan kepada Danrem 163/Wira Satya," jelas Kapenrem Mayor Bagus kepada Tribun Bali, Kamis 26 Agustus 2021.

Kegiatan ini dikoordinir oleh Kepala Ajudan Jenderal (Kaajen) Korem 163/Wira Satya, Letkol Caj. Drs. Ida Bagus Suardika dengan melibatkan 15 personel dengan dukungan 2 kendaraan pick up serta 1 unit kendaraan water canon Batalyon Zipur 18/YKR Kodam IX/Udayana.

Baca juga: Peserta Tes CPNS Ujian Ulang Jika Positif Covid-19, Pelaksanaan SKD Mulai 2 September 2021

Pada kesempatan tersebut Kaajenrem 163/Wira Satya, Letkol Caj. Drs. Ida Bagus Suardika menjelaskan, eco enzyme tersebut terbuat dari hasil permentasi campuran antara molase/gula merah, buah/sayuran, serta air dengan perbandingan 1:3:10, artinya 1 kilogram molase/gula merah, 3 kilogram buah/sayuran serta 10 liter air.

"Kemudian dipermentasi selama 3 bulan maka menghasilkan enzyme. Enzyme inilah nantinya manfaatnya banyak untuk diri kita dan lingkungan. Terlebih bagi lingkungan untuk menetralisir kondisi udara untuk menjadi lebih baik untuk melawan virus yang bisa berbahaya bagi kehidupan kita, terlebih saat ini kita lagi menghadapi virus Corona atau pandemi Covid-19," jelas dia.

"Penyemprotan ini sebagai upaya kita untuk menjadikan lingkungan kita lebih baik, kualitas udara lebih baik utamanya untuk melawan virus yang ada termasuk virus Corona," jabar Kaajenrem.

Sementara itu, kedua Kepala Desa baik dari Desa Saba maupun Desa Blahbatuh mengapresiasi langkah Korem 163/Wira Satya atas penyemprotan eco enzyme di wilayah desa masing-masing.

Ia berharap kedepannya dilakukan ada sosialisasi terkait pembuatan eco enzyme di Desa Saba.

"Terima kasih kepada Korem 163/Wira Satya yang telah mendukung program penyemprotan eco enzyme ini, terlebih saat ini kita menghadapi kondisi pandemi Covid-19," tutur Kepala Desa Saba, I Ketut Redhana.(*).

Baca juga: 255 Orang Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Sembuh, Meninggal 8 Orang

Kumpulan Artikel Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved