Liga Italia
Bianconeri Dipecundangi Empoli, Ini Dalih dan Solusi Allegri Sekaligus Merespon Soal Outnya Ronaldo
Ambisi Juventus untuk bisa memetik tiga poin penuh di markas lenyap seketika di pekan kedua Liga Italia setelah dipermalukan tim promosi, Empoli
TRIBUN-BALI.COM – Ambisi Juventus untuk bisa memetik tiga poin penuh di markas lenyap seketika di pekan kedua Liga Italia setelah dipermalukan tim promosi, Empoli 0-1, Minggu 29 Agustus 2021.
Bianconeri, julukan Juventus, harus legowo menerima kekalahan pahit oleh tim tamunya, Empoli, di Allianz Stadium, Turin.
Kekalahan memilukan Juventus ini tepat sehari pasca hengkangnya Cristiano Ronaldo dari Bianconeri di bursa transfer pemain 2021.
Petaka Juventus bermula di menit 21 ketika Leonardo Mancuso mencetak gol semata wayang ke jala gawang Bianconeri.
Fakta lainnya, kegagalan Juventus memetik kemenangan lawan Empoli juga menyisakan cerita tak mengenakkan Bianconeri seperti memoria mengawali musim lalu.
Baca juga: Update Hasil Liga Italia: Juventus Dipermalukan Empoli, Hasil Buruk Bianconeri Usai Ronaldo Pergi
Baca juga: Jadwal Lengkap Rossoneri di Grup B Liga Champions 2021/2020, Laga Perdana Liverpool vs AC Milan
Dilansir Opta, Juventus gagal memenangkan masing-masing dari dua pertandingan awal Liga Italia musim untuk ketiga kalinya dalam 52 musim terakhir.
Sebelumnya tim berjuluk Bianconeri merasakan hal sama saat mengarungi kompetisi musim 2010/2011 dan 2015/2016.
Start buruk yang dilakoni Juventus pada awal musim ini menjadi sinyal waspada yang harus direspon Allegri pada masa jabatannya kedua kali ini.
Baca juga: Hasil Liga Italia: 3 Poin Lenyap di Markas, 2 Kali Juventus Gagal Poin Penuh di Era Allegri
Tanpa hadirnya Cristiano Ronaldo, Allegri harus membiasakan Juventus bermain kolektif tanpa boleh bergantung pada satu individu saja.
Kepergian Ronaldo harus membuat Juventus bisa semakin solid dan bersatu dalam bermain di atas lapangan.
"Kami harus bermain sebagai tim, bukan mencoba menyelesaikan masalah sebagai individu," ujar Allegri dilansir Football Italia.
"Para pemain sebenarnya memulai dengan baik, namun mereka kebobolan pada kesalahan pertama saat bermain lalu menjadi tergesa-gesa,".
"Kami harus memiliki kesabaran lebih lalu bermain dengan penuh ketenangan,".
"Kami juga harus bermain sebagai tim tidak boleh bergantung pada individu tertentu," tegas pelatih asal Italia tersebut.
Allegri berharap kegagalan Juventus mendulang poin penuh pada dua laga pembuka harus dijadikan pelajaran untuk terus berkembang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pelatih-juventus-asal-italia-massimiliano-allegri-memberikan-instruksinya.jpg)