Breaking News:

Berita Bangli

DPRD Bangli Optimis Seluruh Ranperda Bisa Rampung Hingga Akhir 2021

Sementara satu ranperda merupakan pencabutan atas Peraturan Daerah No 29 Tahun 2011 tentang retribusi izin gangguan.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – DPRD Bangli optimis rancangan peraturan daerah (ranperda) yang telah dijadwalkan pada tahun 2021, seluruhnya mampu dibahas hingga penghujung tahun.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika, Minggu (29/8/2021).

Suastika mengatakan, berdasarkan hasil rapat tentang program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) Maret lalu, terdapat 18 ranperda yang akan dibahas hingga akhir tahun. 17 diantaranya merupakan ranperda baru.

Sementara satu ranperda merupakan pencabutan atas Peraturan Daerah No 29 Tahun 2011 tentang retribusi izin gangguan.

Baca juga: Tender Proyek Pembangunan RSU Bangli Diperkirakan Berlangsung pada September 2021

“Semua ranperda yang sudah masuk pasti kita bahas, karena merupakan perda amanah.

Tidak ada kendala di kami, karena perda ini sifatnya perangkat lunak,” ujarnya.

Sementara disinggung mengenai pembahasan ranperda tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Suastika menjelaskan pembahasan perda tersebut diperlukan peta geospasial.

Dan hingga kini, pihaknya masih menunggu penyelesaian peta tersebut.

“Karena dalam pembahasan syaratnya ada peta geospasial. Sehingga walaupun sudah diserahkan, belum bisa dibahas.

Ketika sudah dibahas nggak bisa main-main lagi. Sudah harus ditetapkan atau ditolak. Kalau masih di bapemperda, secara teknis apa yang kurang masih bisa dipenuhi,” jelasnya.

Pihaknya mengaku akan segera melakukan evaluasi, terkait apa yang menjadi kendala dari OPD mengapa belum mengajukan kelengkapan perda tersebut.

“Kita ini sifatnya menunggu. Ranperda mana yang sudah diajukan, kita segera bahas secara terprogram,” tandasnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Bangli

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved