Breaking News:

Berita Denpasar

Tanaman Rosela Menjanjikan di Tengah Pandemi, Seminggu Kantongi Rp600 Ribu untuk 12 Are

Belakangan ini rosela semakin dikenal oleh pemburu teh. Pasalnya di beberapa cafe banyak yang menyediakan teh rosela ini.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Rizal Fanany
I Made Tanu, memanen rosela di lahan sawah di kawasan Kertalangu, Denpasar, Selasa 31 Agustus 2021. Dalam sekali panen rosela basah, ia bisa mengantongi Rp600 ribu perminggu. Harga rosela basah seharga Rp10 ribu perkilo sedangkan untuk rosela kering Rp60 - 90 ribu perkilo. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Belakangan ini rosela semakin dikenal oleh pemburu teh.

Pasalnya di beberapa cafe banyak yang menyediakan teh rosela ini.

Hal itu pun menjadi sesuatu yang menjanjikan bagi petani tanaman rosela.

Seperti yang dilakukan oleh I Made Tanu (50), seorang petani asal Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar, Bali.

Di lahan sawah yang ditandunya (mengontrak) ia menanam tanaman rosela ini.

Baca juga: Menu Unik di Warung Diteba Jeger Denpasar, Perpaduan Bali dan Barat, Paling Favorit Rujak Gurita

Sebelumnya, selain menanam padi dan jagung, ia bermaksud menanami sawah yang dikontraknya dengan ubi kayu dan sereh.

Namun, ada seorang WNA Italia yang kebetulan jalan-jalan di persawahan tersebut dan menawarkan kepadanya untuk menanam rosela.

Dirinya pun menyanggupi setelah WNA yang sudah tinggal lama di Bali ini menjanjikan akan membantu memasarkannya.

"Akhirnya sejak 20 Februari 2021 saya mulai menanam rosela selain menanam padi dan jagung," katanya saat ditemui Selasa, 31 Agustus 2021.

Baca juga: Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Trek-Trekan, Polresta Denpasar Patroli Dini Hari

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved