Breaking News:

Berita Gianyar

Insentif Nakes Covid-19 Belum Dibayar, Mendagri Tegur 10 Kepala Daerah, Termasuk Bupati Gianyar

Pemerintah Kabupaten Gianyar menjadi perhatian pemerintah pusat terkait belum dibayarnya insentif untuk tenaga kesehatan

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Ilustrasi uang - Insentif Nakes Covid-19 Belum Dibayar, Mendagri Tegur 10 Kepala Daerah, Termasuk Bupati Gianyar 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pemerintah Kabupaten Gianyar menjadi perhatian pemerintah pusat terkait belum dibayarnya insentif untuk tenaga kesehatan (nakes) yang khusus menangani pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Gianyar, Bali.

Selama ini dananya bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) tahun 2021.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra, Rabu 31 Agustus 2021, tidak secara gamblang menyebutkan mengapa insentif nakes Covid-19 belum dibayarkan.

Namun ia mengatakan, kondisi keuangan daerah saat ini sangat sulit.

Baca juga: Satgas Covid-19 Sebut Varian Baru Virus Bisa Muncul Saat Terjadi Lonjakan Kasus

Bahkan per Agustus 2021, Gianyar baru menghasilkan pendapatan Rp 200 miliar, berbeda dengan Agustus di tahun normal, sudah mencapai Rp 1,9 triliun.

Saat ini, kata Bupati, banyak pembiayaan yang terpaksa dikurangi.

Bahkan untuk pegawai kontrak atau tenaga harian lepas di lingkungan Pemkab Gianyar, mereka hanya dibayar 50 persen.

Dan, Aparatur Sipil Negera (ASN) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Gianyar, mereka sudah tidak lagi mendapatkan tambahan penghasilan.

Saat ini mereka hanya mendapatkan gaji pokok saja.

Sementara untuk nakes Covid-19, pendapatan mereka masih baik.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved