Breaking News:

Berita Buleleng

Buntut Bentrok dengan Warga Sidatapa,2 Anggota Kodim 1609/Buleleng Dijatuhi Hukuman Disiplin Militer

Hukuman langsung diberikan oleh Dandim 1609/Buleleng, Muhammad Windra Lisrianto, pada Rabu kemarin.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa/Kodim 1609/Buleleng
Dua anggota TNI Kodim 1609/Buleleng saat menjalani hukuman disiplin militer 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Dua orang anggota TNI dari Kodim 1609/Buleleng mendapat hukuman disiplin militer.

Hukuman langsung diberikan oleh Dandim 1609/Buleleng, Muhammad Windra Lisrianto, pada Rabu kemarin.

Hukuman disiplin militer atau ankum yang diberikan oleh Dandim Windra itu berkaitan dengan kejadian bentrok antara anggota TNI dan warga Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar saat pelaksanaan rapid antigen acak di desa tersebut, beberapa waktu lalu.

Kedua anggota TNI tersebut diberi hukuman lantaran melakukan pemukulan balik kepada warga.

Baca juga: Diperiksa di Mapolres Buleleng, Lima Warga Desa Sidatapa Klaim Diri Sebagai Korban

Dandim Windra menyebut, sebagai atasan, ia berhak memberikan hukuman disiplin militer kepada anggotanya yang melanggar kode etik kemiliteran.

Hukuman disiplin militer itu dilaksanakan di Makodim, dengan disaksikan Danramil 1609-04/Tejakula Kapten Inf Rifa’i; Pasipers Kodim 1609/Buleleng Kapten Caj I Ketut Teken; dan Pasi Intel Kodim 1609/Buleleng Lettu Arh Putu Darma Setiawan.

"Disiplin militer yang kami berikan sesuai dengan UU Nomor 25 Tahun 2014, tentang hukum disiplin militer.

Meski pada dasarnya mereka (dua anggota TNI,red) itu melakukan pembelaan, kami tetap berpegang pada kode etik kemiliteran," jelasnya.

Selain mendapat hukum disiplin militer atasannya, kedua anggota itu kata Dandim Windra juga tetap menjalani proses hukum di Pomdam IX/Udayana.

"Untuk proses hukum di Denpom tetap berjalan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved