Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Liga Italia

Kelompok Suporter Bianconeri Soroti Konflik Internal Juventus, Andrea Agnelli Dituding Biang Keladi

Prahara di internal Juventus akhirnya memantik sekolompok suporter Bianconeri angkat bicara.

Editor: Ady Sucipto
AFP/MIGUEL MEDINA
Wakil Presiden Juventus, Pavel Nedved (kanan), bersama Presiden Juventus, Andrea Agnelli (kiri), menonton laga semifinal Coppa Italia Juventus vs AC Milan pada 12 Juni 2020 di Stadion Allianz, Turin, pada 12 Juni 2020. 

TRIBUN-BALI.COM – Prahara di internal Juventus akhirnya memantik sekolompok suporter Bianconeri angkat bicara.

Situasi tak kondusif di Juventus menyebabkan kelompok suporter Curva Sud Viking menyuarakan kekecewaannya.

Lewat spanduk yang dipasang di Allianz Stadium, Curva Sud Viking mengkritik keras keputusan tak populis yang dilakukan bos Juventus, Andrea Agnelli.

Pemain depan Juventus Portugal Cristiano Ronaldo (kiri) berebut bola dengan bek Udinese Belanda Bram Nuytinck selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Udinese dan Juventus di Stadion Dacia Arena di Udine, pada 22 Agustus 2021. MIGUEL MEDINA / AFP
Pemain depan Juventus Portugal Cristiano Ronaldo (kiri) berebut bola dengan bek Udinese Belanda Bram Nuytinck selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Udinese dan Juventus di Stadion Dacia Arena di Udine, pada 22 Agustus 2021. MIGUEL MEDINA / AFP (MIGUEL MEDINA / AFP)

Baca juga: UPDATE Inter Milan: Misi Ganda Nerazzurri di Bursa Transfer Tercapai, Kini Fokus Juara Liga Italia

Baca juga: Pro Kontra Milanisti Soal Junior Messias ke AC Milan, Begini Komentar Sang Pemain dari Samba

SI Nyonya Tua memang tengah menghadapi masalah serius soal performa permainan.

Dari dua laga awal Serie A Liga Italia, Bianconeri sama sekali belum meraup kemenangan.

Situasi sulit itu ditambah dengan Juventus yang kehilangan Cristiano Ronaldo.

Bianconeri melepas megabintang asal Portugal itu ke Manchester United pada bursa transfer musim panas ini.

Sebagai gantinya, klub sekota Turin tersebut memboyong sejumlah amunisi baru.

Sayangnya, media-media Italia menyebut bahwa deretan pemain anyar Juventus bukanlah rekomendasi dari sang pelatih, Massimiliano Allegri.

Rumor yang berkembang, imbas dari situasi tersebut adalah keretakan hubungan antara Massimilano Allegri dengan Andrea Agnelli.

Viking yang mulai jengah dengan banyaknya drama yang berkembang akhirnya meluapkan curahan hati mereka melalui tulisan yang tergantung di sebuah spanduk.

Wakil Presiden Juventus, Pavel Nedved (kanan), bersama Presiden Juventus, Andrea Agnelli (kiri), menonton laga semifinal Coppa Italia Juventus vs AC Milan pada 12 Juni 2020 di Stadion Allianz, Turin, pada 12 Juni 2020.
Wakil Presiden Juventus, Pavel Nedved (kanan), bersama Presiden Juventus, Andrea Agnelli (kiri), menonton laga semifinal Coppa Italia Juventus vs AC Milan pada 12 Juni 2020 di Stadion Allianz, Turin, pada 12 Juni 2020. (AFP/MIGUEL MEDINA)

Baca juga: PROFIL Adrien Rabiot: Sosok Pangeran di Juventus, Terlupakan di Era Allegri, Kini Menuju Barcelona

Baca juga: Internal Juventus Diguncang Prahara, Allegri Marah Besar Soal Keputusan Agnelli di Bursa Transfer

Mereka menyalahkan kepemimpinan Andrea Agnelli dan antek-anteknya dalam mengurus Bianconeri.

Viking bahkan menyebut, Agnelli merupakan sumber masalah awal dari kehancuran klub kesayangan mereka.

"Tim hancur dan situasi ruang ganti klub yang tak kondusif," tulis pernyataan Curva Sud Viking, dilansir dari laman Il Bianconero.

"Agnelli dan Pairetto menjadi sumber masalah ini. Mereka memiliki banyak kaki tangan yang dijadikan boneka Allianz."

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved