Breaking News:

Berita Denpasar

Tim Aksi Kasih GRII Denpasar Berikan Fasilitas Isi Ulang Oksigen Gratis

im Aksi Kasih Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) Denpasar lakukan kegiatan sosial berupa pemberian isi ulang tabung oksigen

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Karsiani Putri
Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Pengisian oksigen gratis di Gereja Reformed Injili Indonesia Denpasar yang berlokasi di Gang Lele, Suwung Batan Kendal, Sesetan, Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Tim Aksi Kasih Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) Denpasar lakukan kegiatan sosial berupa pemberian isi ulang tabung oksigen untuk masyarakat yang terjangkit Covid-19 secara cuma-cuma atau gratis.

Adapun beberapa prosedur yang harus ditaati masyarakat, yakni menghubungi Tim Aksi Kasih pada WhatsApp (081339913992), mengikuti instruksi yang diberikan serta mematuhi protokol kesehatan. 

Baca juga: Pemprov Bali Laksanakan SKD CPNS Mulai 6 September 2021, 2512 Pendaftar Akan Rebutkan 82 Formasi

Ketika ditemui, Jan Rionald selaku PIC Tim Aksi Kasih GRII Denpasar mengatakan kegiatan sosial ini mulai berlaku hari ini, Jumat 3 September 2021. 

"Isi ulang tabung oksigen gratis ini kita mulai hari ini, Jumat 3 September 2021 dan rencananya belum bisa pastikan sampai kapan karena sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di Bali sendiri," katanya. 

Baca juga: Kadis Pariwisata Provinsi Bali: Optimisme Kesiapan Mall, Buka Peluang Re-Opening 7 September 2021

Lebih lanjut, ia mengatakan, Tim Aksi Kasih GRII terdapat di beberapa kota seperti Jakarta, Bandung dan Yogyakarta.

Rencana akan juga menggelar di Surabaya dan Malang.

Sementara untuk alat-alat pengisian tabung oksigen ini dikirim langsung dari Tim Aksi Kasih Jakarta Pusat, dan memang mereka sebagai penggerak utama kegiatan ini. 

Baca juga: Karma Group Berikan Bantuan Konsentrator Oksigen untuk RS Unud

"Sehingga dapat dari pusat istilahnya kita sediakan secara gratis berapa saja dibutuhkan baik itu instansi pemerintah ataupun swasta kami siapkan. Disini kami bisa melayani pengisian tabung oksigen mulai dari pukul 09.00 hingga 16.00 Wita," tambahnya. 

Hingga dibuka pada setengah hari ini, Jan mengatakan sudah terdapat empat orang yang melakukan isi ulang tabung oksigen ini.

Selain itu pihaknya juga menjelaskan apa latar belakangnya melakukan kegiatan sosial ini. 

"Semangatnya karena melihat kondisi pemerintah belum bisa mencukupi sehingga ingin berbagi dalam pelayanan agar setiap masyarakat bisa mendapatkan dan diberikan secara gratis. Harapan kedepan semua dapat kembali normal kita tidak tahu kapan kondisi ini kembali normal. Semoga dapat berjalan dengan baik," paparnya. 

Dalam sehari kira-kira mesin pengisi ulang oksigen ini bisa melakukan pengisian hingga 6 meter kubik atau sekitar 40 tabung perharinya. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved