Breaking News:

Berita Badung

Pantai Kuta Dibuka, Bendesa Adat Harapkan Pengunjung Disiplin Protokol Kesehatan

Pantai Kuta Badung mulai dibuka hari ini, Bendesa Adat Kuta harapkan pengunjung displin protokol kesehatan

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali, pasca dibuka untuk uji coba masih sepi. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Surat Edaran Gubernur Bali  Nomor 15 Tahun 2021 khususnya poin nomor 2 yang menyatakan Daya Tarik Wisata (DTW) Alam, Budaya, Buatan, Spiritual, dan Desa Wisata dilakukan uji coba dibuka.

Dengan kapasitas pengunjung maksimal 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan sangat ketat dan menggunakan Aplikasi 'Peduli Lindungi'.

Menindaklanjuti SE tersebut, Bendesa Adat Kuta selaku pengelola Pantai Kuta mulai hari ini membuka barrier yang menutup akses utama masuk pantai.

Barrier tersebut dibuka oleh prajuru Desa Adat Kuta dan banner bertuliskan pantai ditutup sementara pun dicabut.

Baca juga: Ditengah Gelombang Tinggi di Pantai Kuta, Nuri Kumpulkan Koin Bolong untuk Dijual  

"Pantai Kuta kita uji coba buka kembali dengan kapasitas dibatasi maksimal 50 persen.

Pedagang juga kami akan mulai bolehkan berjualan kembali tetapi dengan catatan.

Bagi mereka yang belum vaksin hingga tahap dua kami tidak bolehkan," ujar Bendesa Adat Kuta Wayan Wasista, Rabu 8 September 2021.

Pedagang yang diperbolehkan berjualan hanya sudah selesai melakukan vaksin Covid-19 tahap dua.

Dimana mereka sudah lama menanti harapan setelah ini tidak ada ditutup lagi sehingga masyarakat tetap dapat mengais rezeki.

Jika pariwisata Bali mulai bangkit dari keterpurukan ekonomi, masyarakat Kuta khususnya, dapat ikut membaik dari keterpurukannya.

Pengawasan protokol kesehatan bagi pengunjung akan diperketat dengan menerjunkan Jagabaya dan Pecalang.

Serta wisatawan diharapkan disiplin menerapkan protokol kesehatan selama berada di kawasan pantai.

"Untuk pengawasannya akan diperketat dengan menerjunkan petugas Jagabaya dan Pecalang untuk mengatur jumlah pengunjung dan pedagang.

Serta akan diatur petugas memeriksa aplikasi PeduliLindungi kepada pengunjung serta pedagang karena pintu masuk kan banyak. Yang jelas kita ikuti aturan pemerintah," kata Wayan Wasista.

Baca juga: Pantai Kuta Masih Dikunjungi Warga Saat PPKM Level IV di Bali, Tim Terpadu Lakukan Pengawasan Ketat

Ia mengimbau semuanya dapat menaati dan melaksanakan protokol kesehatan dengan 6M.

Atau memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan mentaati aturan. 

Krama Kuta yang belum mengikuti vaksinasi tahap pertama ataupun tahap kedua agar segera mengikuti vaksinasi untuk mengurangi resiko penularan Covid-19.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved