Berita Nasional

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Jadi Penyiar, Warga Tanya Kisah Cinta hingga Curhat Soal Pungli

Sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kerap mencuri perhatian. Kini ia mendadak menjadi seorang penyiar radio.

Istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menjadi penyiar 

Ganjar tertawa saat menjawab pertanyaan-pertanyaan Jeje.

Ia pun menjelaskan, kisah cintanya dengan istri cukup menarik. Dan di antara banyak perempuan, Ganjar mengatakan yang menerima cintanya adalah Siti Atikoh.

"Kisah cinta saya, nembak cewek yang menerima cuma bojoku (istri saya). Kalau soal cemburu sih ada, tapi awal-awal saya jadi gubernur. Lama-lama istri saya sadar, bahwa suaminya adalah milik masyarakat. Sejak saat itu istri saya menerima," terangnya.

Baca juga: Survei Capres: Ganjar Pranowo Pepet Prabowo Subianto, Golkar Akan Usung Airlangga

Ganjar juga membagikan tips tentang bagaimana tetap harmonis meski sibuk menjadi gubernur. Setiap ada waktu agak luang, dirinya selalu mencari waktu untuk bertemu.

"Biasanya gowes bareng, atau waktu-waktu lain untuk keluarga. Yang repot istri saya itu hobi lari. Kalau ini saya angkat tangan. Sing iki aku dengkule ora kuat (yang ini lutut saya tidak kuat)," jelasnya.

Tak hanya soal cinta, Ganjar juga mendapat aduan pungli dari pendengar saat menjadi penyiar itu. Ada salah satu penelepon bernama Septian dari Sukoharjo.

Dia yang sehari-hari menjadi sopir truk, curhat tentang maraknya pungli di jalur tol Jawa Timur.

"Pak saya sopir truk, mau curhat. Kalau perjalanan di tol itu, di Jateng ndak pernah ada pungli. Tapi di Jatim saya selalu dimintai uang kalau lewat tol. Kalau ndak mau ngasih, dikejar dan kalau kena bayar Rp100 ribu. Kalau ngasih langsung biasanya Rp20 ribu. Bapak tolong Pak dibantu, ini saya menyampaikan keluh kesah sopir," katanya.

Ganjar pun menanggapi dengan serius curhatan itu. Ia meminta sopir yang menjadi korban pungli, untuk melapor.

"Kalau ada yang minta-minta gitu divideo saja, nanti saya teruskan ke Pak Kapolri. Halo-halo para sopir, kalau dimintai uang ndak jelas, divideo terus laporkan ke saya, nanti saya teruskan ke Pak Kapolri. Pak Kapolri itu oke kok. Kalau terjadi di Jateng nanti saya ngomong sama pak Kapolda, beliau itu teman saya," jawabnya.

Sepanjang siaran, Ganjar menerima banyak telepon dari masyarakat. Tak hanya dari Jateng, tapi dari beberapa daerah lain seperti Jatim, Tangerang, Mentawai, Padang dan lainnya.

Tak hanya ngobrol, Ganjar juga melayani pendengar yang rekues lagu, termasuk lagu-lagu yang sedang hits saat ini.

"Pak rekues lagu Mendung Tanpo Udan Pak, itu yang lagunya aku moco koran sarungan, kowe blonjo dasteran," pinta salah satu pendengar.

"Oke, langsung tak puterke ya. Wah lagu iki ancen (ini memang)  populer," ucap Ganjar.

Selama siaran, Ganjar juga mengajak masyarakat untuk tertib protokol kesehatan. Meski kondisinya sudah membaik, tapi semuanya tetap tidak boleh abai.

"Wis, aku kesel (sudah aku capek). Ternyata jadi penyiar radio kesel juga ya. Saya doakan panjenengan semua sehat. Sebagai penutup, kita dengarkan lagu terakhir, Bohemian Rapshody dari Queen. Selamat malam, wassalamualaikum warahmatullahiwabarakatuh," ucap Ganjar mengakhiri siarannya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved