Breaking News:

Berita Buleleng

Bupati Buleleng Usulkan Pelaku Pariwisata Diberi Vaksin Dosis Ketiga

Pemberian vaksin dosis ketiga diyakini dapat memberikan kepercayaan kepada para wisatawan sehingga mau berkunjung ke daerah tujuan wisata di Bali.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: DionDBPutra
Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana meminta Pemprov Bali agar segera memberikan booster vaksin untuk para pelaku pariwisata. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJABupati Buleleng Putu Agus Suradnyana meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali agar segera memberikan booster vaksin atau vaksin dosis ketiga untuk para pelaku pariwisata.

Hal ini dipandang perlu agar pariwisata di Buleleng dapat segera pulih.

Dihubungi Senin 13 September 2021, Bupati Suradnyana mengatakan, vaksin dosis ketiga yang digunakan bisa jenis Pfizer atau Moderna.

Baca juga: Pernikahan Kadek Agus di Buleleng Viral, Digotong Sang Kakak Sebagai Bentuk Bayar Sesangi

Baca juga: Kekayaannya Rp 171 M, Bupati Buleleng Suradnyana Masuk Daftar 10 Kepala Daerah Terkaya di Indonesia

Pemberian vaksin dosis ketiga diyakini dapat memberikan kepercayaan kepada para wisatawan sehingga mau berkunjung ke daerah tujuan wisata di Bali termasuk Buleleng.

Usul tersebut, kata Suradnyana, telah ia sampaikan kepada Gubernur Bali I Wayan Koster.

Dikatakannya, masyarakat Bali khususnya Buleleng sangat mengharapkan agar pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian bisa pulih kembali.

“Contoh di negara lain seperti Amerika Serikat. Masyarakatnya yang menonton tenis sudah tidak pakai masker dan duduknya tidak berjarak karena mereka sudah diberikan booster vaksin. Ini yang menjadi dasar usulan saya. Bagaimana ekonomi khususnya ekonomi dan pariwisata segera bangkit,” jelasnya.

Suradnyana mengusulkan vaksin Moderna atau Pfizer sebab ia menilai tingkat efikasinya lebih ampuh melawan Covid-19.

Jika pemerintah pusat tak mengalokasikan vaksin dosis ketiga ini, Suradnyana berharap Pemprov Bali dapat melakukannya.

Anggaran pengadaan vaksin dapat dilakukan dengan sistem gotong royong.

“Diskusi dan negosiasi bisa dilakukan dengan pemilik hotel dan pemilik modal yang menanamkan investasinya di Bali untuk pembelian booster Moderna. Pembicaraan ataupun pendekatan juga bisa dilakukan dengan konsulat-konsulat jenderal negara sahabat yang ada di Bali. Kalau ini bisa dilakukan, saya yakin akan lebih cepat pulih pariwisata kita,” ujarnya.

Berita lain dari Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved