Berita Bali
Dampak Hujan Deras di Karangasem dan Gianyar, Pohon Kelapa hingga Mangga Tumbang
Pohon kelapa tumbang menimpa rumah Nengah Suda, warga Banjar Dinas Tenganan Pegeringsingan, Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Karangasem,
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Mengingat sejak beberapa hari terakhir cuaca sekitar Karangasem sangat ekstrem.
Sering kali angin kencang. Warga diminta menjauhi pepohonan serta tebing.
Tertutup lumpur
Hujan tiada henti pada Sabtu 11 September 2021 malam membuat aspal jembatan penghubung Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh dengan Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali tertutup lumpur.
Arus lalu lintas terganggu.
Lumpur bersumber dari aktivitas pengerukan tanah yang berada di atas jembatan kawasan Sukawati.
Pantauan Tribun Bali di lapangan, sejumlah pihak telah turun tangan membersihkan lumpur di atas jembatan tersebut.
Misalnya tim dari Dinas Pemadam Kebakaran Gianyar.
Damkar menyemprotkan air untuk membersihkan lumpur.
Baca juga: DLHK Denpasar Lakukan Perompesan Pohon Antisipasi Musim Penghujan, Siapkan Asuransi Rp100 Juta
Camat Sukawati, I Gusti Ngurah Gede Udayadnya mengatakan setelah mendapat informasi soal tumpukan lumpur yang mengganggu lalu lintas, pihaknya langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak.
"Pembersihan dilakukan oleh Damkar dan pemilik galian yang tanahnya hanyut ke atas jembatan. Lalu lintas terpaksa kami buka tutup untuk mempercepat proses pembersihan," ujarnya.
Udayadnya mengatakan, hal ini baru pertamakali terjadi.
Mengantisipasi kejadian serupa terulang, pihaknya telah mengarahkan pihak pemilik galian C untuk membuat drainase, sehingga ketika hujan, air hujan langsung terbuang ke sungai.
"Sudah kami sarankan untuk membuat saluran drainase agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," tandasnya. (ful/weg)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/petugas-bpbd-kab-karangasem-mengevakuasi-pohon-jenis-kelapa-yang-tumbang.jpg)