Breaking News:

Berita Bali

PDIP Se-Bali Laporkan Hoax Soal Meninggalnya Megawati, Gung Jaya: Ini Sudah Jauh dari Etika

Para kader PDIP di seluruh Bali mendadak mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) yang ada di seantero Pulau Dewata. 

Penulis: Ragil Armando | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Ragil Armando
Para kader PDIP di seluruh Bali mendadak mendatangi sebagai Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) yang ada di seantero Pulau Dewata, seperti di Polda Bali, Selasa pagi. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Para kader PDIP di seluruh Bali mendadak mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) yang ada di seantero Pulau Dewata. 

Mereka melaporkan 12 akun Twitter atas dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong atau hoaks meninggalnya Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputeri, pada Selasa 14 September 2021.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris DPD PDIP Bali, I Gusti Ngurah Jayanegara alias Gung Jaya mengaku bahwa pelaporan yang serentak dilakukan para kader PDIP baik di level DPD ataupun DPC kabupaten/kota se-Bali itu sebagai bagian dari aksi spontanitas kader. 

Baca juga: PDIP Tabanan Laporkan 15 Akun Medsos ke Polisi, Dugaan Hoax Ketum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri

Menurut Walikota Denpasar ini, para kader banteng di Bali merasa marah dan kecewa dengan beredarnya kabar bohong (hoax) tersebut. 

Menurut Gung Jaya, kabar (hoax) tersebut sudah jauh melampaui etika kemanusiaan dan tidak memiliki nurani. 

"Ini memang niat kader kita, kita lihat situasinya, ini kita di daerah melihat jangan ada gitu lah, hoax-hoax berseliweran, ini sudah jauh dari etika kemanusiaan dan ini harus dihukum," katanya, Selasa siang. 

Baca juga: Kader PDIP Klungkung Datangi Polisi, Minta Usut Pemilik Medsos Hoax Megawati Sakit

Gung Jaya juga mengungkapkan bahwa masalah hoax ini menurut dia sangat sensitif bagi kondisi perpolitikan nasional. 

Bahkan, kabar hoax tersebut lanjut Gung Jaya sudah berada di luar batas kewajaran. 

"Ya kami kan selaku kader partai melaksanakan instruksi partai, kita kan melihat hoax-nya itu sangat sensitif sekali, masa Ibu Ketua Umum saya sehat di bilang meninggal, ini sudah di luar batas," paparnya. 

Baca juga: Begini Kondisi Terkini Megawati Soekarnoputri, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Buka Suara

Untuk itu, pihaknya berharap agar pihak kepolisian bertindak tegas dengan menindak tegas para penyebar hoax tersebut. 

"Kader-kader di bawah ini berharap pihak kepolisian bergerak, dan ini kami berharap tidak terjadi lagi hoax-hoax lainnya kepada yang lainnya, bukan hanya Ibu Ketua Umum kita," tegasnya. 

Tercatat, ada 12 akun yang diduga melakukan penyebaran kabar atau informasi bohong meninggalnya Megawati.  (*)

Berita lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved