Breaking News:

Berita Tabanan

PDIP Tabanan Laporkan 15 Akun Medsos ke Polisi, Dugaan Hoax Ketum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri

DPC PDIP Tabanan melaporkan dugaan kabar bohong (hoax) ke Mapolres Tabanan, Selasa 14 September 2021.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
DPC PDIP Tabanan melaporkan dugaan kabar bohong (hoax) ke Mapolres Tabanan, Selasa 14 September 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - DPC PDIP Tabanan melaporkan dugaan kabar bohong (hoax) ke Mapolres Tabanan, Selasa 14 September 2021.

Ada sekitar 15 akun media sosial yang dilaporkan sesuai dengan instruksi DPP PDIP Pusat.

Belasan akun media sosial itu telah diduga memberitakan informasi yang bohong (hoax) terhadap Ketum DPP Pusat PDIP, Megawati Soekarno Putri.

Pihak Polres telah menerima pengaduan tersebut dan akan memprosesnya.

Baca juga: Terkait Korupsi LPD Belumbang, Tabanan, Sunarta Dituntut 6 Tahun Penjara

“Kami selaku kader partai tidak terima atas pimpinan kami ibu Megawati diberitakan bohong hoax artinya macam-macem,” ungkap Ketua DPC PDIP Tabanan, I Komang Gede Sanjaya Selasa 14 September 2021.

Menurut pria yang juga Bupati Tabanan ini, pihaknya setidaknya melaporkan sekitar 15 akun media sosial yang menyebarkan berita bohong terhadap Ketum DPP Pusat PDIP.

Atas dugaan kabar bohong itu, kemudian ada instruksi dari DPP PDIP Pusat diminta untuk melaporkan akun medsos tersebut ke polisi.

Baca juga: Truk Bermuatan Jagung Terjun ke Kebun Warga di Selemadeg Tabanan, Diduga Sopir Mengantuk

“Sudah ada beberapa akun yang kita laporkan. Dari sana kami tidak terima dan ini merupakan tindakan pidana bagi kami. Ini dilaporkan di seluruh Indonesia agar tidak terulang lagi nantinya, apalagi Ketum kita Partai Besar tidak terima terhadap hal-hal yang seperti ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra mengatakan pihaknya telah menerima pengaduan masyarakat (dumas) dari DPC PDIP Tabanan.

Baca juga: Pemuda Wongaya Gede Dapat Bantuan 1.000 Bibit Pohon, Bangkitkan Minat Bertani Para Pemuda Tabanan

Pihaknya menjelaskan tentunya pengaduan ini berkaitan dengan Undang Undang ITE karena terkait dengan pengaduan berita bohong (hoax).

“Kita sudah terima laporannya, selanjutnya kita akan dalami pengaduan terkait adanya berita hoax. Tentunya ini berkaitan dengan Undang Undang ITE dan kita akan berkoordinasi dengan Polda Bali untuk tindak lanjutnya,” jelasnya.

Dia menegaskan, pihaknya akan melanjutkan prosesnya dan melakukan pengembangan. Langkah selanjutnya juga kita akan melakukan patroli atau telusuri jejak digital dari Tim Cyber.

“Tentunya kami akan dalami terus, anggota kita juga sudah standby sebagai operator cyber,” tegasnya. (*)

Berita lainnya di Berita Tabanan

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved