Breaking News:

Berita Tabanan

Terkait Korupsi LPD Belumbang, Tabanan, Sunarta Dituntut 6 Tahun Penjara

I Wayan Sunarta (42) dituntut pidana penjara selama enam tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Penulis: Putu Candra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Putu Candra
Sunarta saat menjalani sidang tuntutan secara daring. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Wayan Sunarta (42) dituntut pidana penjara selama enam tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Terdakwa yang adalah mantan sekretaris Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Belumbang, Kerambitan, Tabanan ini dituntut pidana karena diduga melakukan korupsi, yakni menyalahgunakan dana LPD.

Diduga terdakwa mengambil uang tabungan, deposito dan lainnya untuk kepentingan pribadinya yang merugikan keuangan negara dalam hal ini LPD sebesar Rp1.101.976.131,92.

Baca juga: RAPBD Perubahan Tabanan Defisit Rp 156 Miliar, Bakal Ditutupi dari Silpa 2020 dan Pinjaman PT SMI

Surat tuntutan terhadap terdakwa tersebut telah dibacakan JPU dalam sidang yang digelar secara daring di Pengadilan Tipikor Denpasar pada Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa, 14 September 2021.

Terhadap tuntutan JPU, terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar mengajukan pembelaan tertulis. 

"Kami akan mengajukan pembelaan tertulis, Yang Mulia. Mohon waktu satu minggu," pinta Aji Silaban selaku penasihat hukum kepada majelis hakim. 

Baca juga: Dapat Lahan Garapan 2 Hektare, Program Transmigrasi di Tabanan Tak Diminati Sejak 2018 Lalu

Sementara itu dalam surat tuntutan, tim JPU yang dikoordinir oleh Jaksa Ida Bagus Putu Widnyana menyatakan, terdakwa Sunarta telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan primer. Terdakwa pun dijerat Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 UI RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No.20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I Wayan Sunarta berupa pidana penjara selama enam tahun dikurangi selama berada dalam tahanan dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan. Dan denda Rp300 juta subsider enam bulan penjara," tegas JPU. 

Baca juga: The Blooms Garden Batasi Jumlah Pengunjung 1.500 Orang, Obyek Wisata di Tabanan Pakai PeduliLindungi

Selain itu terdakwa juga dihukum membayar uang pengganti Rp472.812.331,92 paling lambat dibayarkan dalam waktu satu bulan setelah perkaranya memperoleh kekuatan hukum tetap.

Apabila uang pengganti tersebut tidak dibayar maka terdakwa dipidana dengan pidana penjara selama tiga tahun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved