Berita Tabanan
Pembangunan Singasana Skate Park Bali Sudah Rampung 90 Persen, Bupati Tabanan Berikan Arahan
Sanjaya menyampaikan, bahwa pembangunan Singasana Skate Park ini telah mencapai sekitar 90 persen.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Proyek pembangunan Singasana Skate Park di Lapangan Kediri, Tabanan, Bali, sudah mencapai 90 persen.
Bahkan proyek dengan anggaran Rp 1,5 miliar itu sempat ditinjau langsung oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M pada Sabtu 30 Agustus 2025.
Pembangunan Singasana Skate Park, sebagai langkah Pemkab Tabanan dalam meningkatkan area rekreasi bagi anak muda untuk bermain skateboard.
Diakui Skate Park tersebut merupakan usulan komunitas anak muda Tabanan yang kemudian diakomodasi, dirancang dan diwujudkan langsung.
Baca juga: Wajah Baru Skate Park Lumintang, Perluasan Harus Tutup Tempat Pembuangan Sampah
"Ini sebagai bentuk komitmen dalam menyediakan ruang publik kreatif dan ramah generasi muda serta memberikan ruang berekspresi bagi generasi muda Tabanan," ujar Sanjaya.
Hadir pula saat itu perwakilan komunitas skateboard dan motion skateboard serta para anak muda yang mencoba jalur skateboard tersebut
Sanjaya menyampaikan, bahwa pembangunan Singasana Skate Park ini telah mencapai sekitar 90 persen.
Ia kemudian memberikan arahan kepada kontraktor dan pihak terkait agar hasilnya lebih maksimal dan kawasan benar-benar representatif, menarik dan nyaman untuk masyarakat.
"Hari ini saya melihat Skate Park sudah kurang lebih 90 persen jadi. Ada beberapa hal yang harus kita perbaiki agar kawasan ini betul-betul bagus dan indah," ucapnya.
Pihaknya berharap agar semua elemen masyarakat ikut menjaga bersama fasilitas tersebut.
Menurutnya, jika tidak dijaga, akan cepat rusak dan bisa terbengkalai
Sanjaya juga menegaskan, Skate Park ini tidak hanya diperuntukkan bagi komunitas skateboard, tetapi juga BMX, sehingga bisa menjadi daya tarik baru bagi masyarakat Bali, khususnya Tabanan.
Di samping itu, ia juga mengingatkan pentingnya aturan pemakaian, khususnya bagi anak-anak di bawah umur, agar keselamatan tetap terjaga serta meminta Dinas PUPR Tabanan membuat pengumuman resmi terkait aturan bermain, sehingga kawasan Lapangan Kediri dikembangkan secara terintegrasi dengan fasilitas lain.
"Mungkin nanti bisa terintegrasi dengan fasilitas lain seperti lapangan bola mini, taman basket, jogging track, hingga ruang publik," imbuhnya.
Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Tabanan I Made Dedy Darma Saputra mengakui penataan lapangan dilakukan dengan anggaran Rp 1,5 miliar.
Menurutnya, penataan Lapangan Alit Kediri dilakukan secara luas. Termasuk juga akan dibuatkan lapangan basket di bagian Selatan.
Dia berharap dengan pembenahan fasilitas tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan dengan baik dan tepat guna.
"Dengan adanya pembangunan itu, anak-anak yang suka bermain sepatu roda, skateboard bisa di Lapangan Kediri tidak di Lapangan Dangin Carik yang digunakan untuk kegiatan umum," imbuhnya. (*)
Kumpulan Artikel Tabanan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Gede-Sanjaya-saat-meninjau-proyek-pembangunan-Singasana-Skate-Park-di-Lapangan-Kediri.jpg)