Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Liga Champions

AC Milan vs Liverpool di Babak Penyisihan Grup B Liga Champions, Aroma Dendam Lama

AC Milan akan bertandang ke kandang Liverpool dalam laga pertama babak penyisihan grup B Liga Champions 2021-2022

Isabella Bonotto/AFP
Pemain depan AC Milan Swedia Zlatan Ibrahimovic (tengah) merayakan dengan rekan setimnya setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara AC Milan dan Lazio di Stadion San Siro di Milan, pada 12 September 2021. Isabella Bonotto/AFP - AC Milan vs Liverpool di Babak Penyisihan Grup B Liga Champions, Aroma Dendam Lama 

TRIBUN-BALI.COM - AC Milan akan bertandang ke kandang Liverpool dalam laga pertama babak penyisihan grup B Liga Champions 2021-2022.

Ada dendam lama yang terbawa dalam pertandingan di Anfield, Kamis 16 September 2021.

Dendam antargenerasi masih terasa.

AC Milan dituntut untuk bisa membalas kekalahan yang mereka alami di final Liga Champions 2005 di Istanbul.

Baca juga: Jadwal dan Prediksi Inter Milan vs Real Madrid di Liga Champions: Adu Tajam Martinez vs Benzema

Setelah pertandingan final Istanbul 2005 itu, kedua tim telah bertemu tiga kali.

Sebenarnya, pada pertemuan 2007, Milan telah membalaskan dendam lewat kemenangan 2-1 atas Liverpool.

Namun, proses kekalahan pada final 2005 di Istanbul terasa lebih menyakitkan.

Kekalahan yang terus dikenang. AC Milan kalah 2-3 dalam duel adu penalti, padahal mereka sempat unggul 3-0 pada babak pertama sebelum imbang 3-3 pada babak kedua.

Dalam dua pertemuan terakhir, Liverpool selalu menang 2-0 atas Milan meski dalam laga turnamen pramusim, International Champions Cup.

Mantan pemain AC Milan, Hernan Crespo meminta agar para pemain AC Milan bisa membalas dendam atas kekalahan di final 2005.

"Ini masih luka terbuka bagi saya, Liverpool-Milan adalah pertandingan pertama Liga Champions musim ini, dan Anda sudah tahu apa artinya bagi saya," kata Crespo dikutip tribalfootball.

"Saya telah mencetak dua gol di babak pertama, saya tidak pernah melupakan malam itu dan meskipun Milan sudah mengalahkan Liverpool di Final 2007, saya meminta pasukan Pioli untuk mengalahkan mereka di Anfield, membalas dendam untuk saya dan menunjukkan siapa sebenarnya AC Milan," katanya.

Setelah musim yang sulit, Liverpool menunjukkan kebangkitannya pada musim ini setelah dalam 4 laga pertama di Liga Premier mereka meraih 10 poin.

Pada pencapaian Liverpool musim ini, lini pertahanan terlihat memiliki kontribusi besar.

The Reds hanya kebobolan 1 gol di liga Premier bersama Chelsea dan Man City.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved