Breaking News:

Berita Denpasar

Disparda Denpasar Sebut Pembukaan Bioskop Harus Kantongi Izin dari Kemenparekraf

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani mengatakan untuk pembukaan bioskop di Denpasar harus mendapat izin dari Kemenparekraf.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Karsiani Putri
Rizal Fanany
Banner film yang sedang diputar maupun yang akan diputar di Bioskop Cineplex masih belum terpasang di halaman gedung Bioskop Cineplex, Denpasar, Rabu 15 September 2021. Walaupun Denpasar memasuki PPKM level 3 namun bioskop-bioskop di Kota Denpasar masih belum dibuka dan untuk pembukaan bioskop di Denpasar harus mendapat izin dari Kemenparekraf. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani mengatakan untuk pembukaan bioskop di Denpasar harus mendapat izin dari Kemenparekraf.

Hal tersebut dikatakan Dezire saat dihubungi, Rabu 15 September 2021 sore.

“Untuk pembukaannya itu ditentukan oleh pusat. Karena ada prosedur pembukaan, ada semacam protap yang harus diikuti,” kata Dezire.

Ia mengatakan bioskop yang ada di Denpasar ini semuanya berjejaring dan untuk izinnya ditentukan oleh Kemenparekraf.

Jika nantinya sudah dapat izin dari Kemenparekraf, pihaknya akan melakukan pemantauan.

Baca juga: BREAKING NEWS: PPKM Kembali Diperpanjang, Bali Turun ke Level 3, Bioskop Dibuka dengan Kapasitas 50%

Baca juga: Dikritik Warganet Akibat Pelihara Owa Siamang, Bupati Badung Minta Maaf

“Kami sifatnya melakukan pemantauan saja, kalau sudah dapat izin dari Kemenparekraf mereka akan menunjukkan ke kami dan kami pantau,” katanya.

Dezire menambahkan, pada Desember 2020 lalu Satgas Penanganan Covid-19 telah melakukan pengecekan ke 4 bioskop yang ada di Denpasar.

Peninjuan dan pengecekan ini dilakukan setelah adanya pengajuan permohonan kepada Pemkot Denpasar untuk dibuka kembali di tengah pandemi Covid-19.

Dezire pun mengatakan bioskop ini sempat dibuka namun dengan kapasitas terbatas.

Akan tetapi, karena adanya PPKM maka operasionalnya kembali ditutup karena masuk kategori non esensial.

Saat itu peninjauan dipimpin oleh Pj Sekda Kota Denpasar, Made Toya.

Peninjauan dilakukan ke empat bioskop yang ada di Kota Denpasar yakni Level 21, Plaza Renon, Cineplex, dan Bioskop di Trans Studio Bali.

Dari peninjauan tersebut, semua pengelola bioskop tersebut sudah memenuhi persyaratan terkait dengan protokol kesehatan.

Persyaratan yang sudah terpenuhi yakni menyiapkan tempat cuci tangan, hand sanitizer, syarat wajib pakai masker, serta tempat duduk yang diberi jarak.

Jarak tempat duduk harus berselang satu kursi dari satu penonton dengan penonton lainnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved