Breaking News:

Australia

AS Beri Australia Kapal Selam Nuklir untuk Mengimbangi Kekuatan Militer China

Di bawah kerja sama tersebut, AS dan Inggris akan memberikan teknologi dan kemampuan kapal selam bertenaga nuklir kepada Australia.

Editor: DionDBPutra
AFP/BRENDAN SMIALOWSKI
Presiden AS Joe Biden (kiri) berjalan ke Air Force One di Pangkalan Angkatan Udara Andrews di Maryland pada 13 September 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, WASHINGTON - Amerika Serikat, Inggris dan Australia akan membangun kerja sama keamanan di Indo-Pasifik untuk mengimbangi pengaruh China yang terus meningkat di kawasan itu.

Kemitraan itu diumumkan secara virtual oleh Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada Rabu 15 September 2021.

Di bawah kerja sama tersebut, AS dan Inggris akan memberikan teknologi dan kemampuan kapal selam bertenaga nuklir kepada Australia.

Baca juga: Kapal Pemburu Kapal Selam Rusia Tiba di Laut Mediterania, Ini Targetnya

Baca juga: Kapal Selam Amerika Didekati 13 Kapal Perang Iran, 30 Tembakan Peringatan pun Dilepaskan

Ketiga pemimpin menekankan Australia tidak akan memasang senjata nuklir, tetapi menggunakan sistem propulsi nuklir pada kapal selam untuk menghadapi ancaman di masa datang.

"Kami semua menyadari pentingnya memastikan perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik dalam jangka panjang," kata Presiden Joe Biden.

“Kami harus mampu menghadapi situasi strategis saat ini di kawasan tersebut dan bagaimana hal itu dapat berkembang, karena masa depan negara kami dan bahkan dunia bergantung pada Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, yang bertahan dan berkembang dalam beberapa dekade mendatang," kata Biden.

PM Scott Morrison mengatakan kapal selam itu akan dibangun di Adelaide berdasarkan kerja sama erat dengan AS dan Inggris.

"Kami akan terus memenuhi semua kewajiban non-proliferasi nuklir kami," katanya.

Boris Johnson mengatakan keputusan itu penting bagi Australia untuk mengakuisisi teknologi tersebut dan hal itu akan membuat dunia lebih aman.

Awasi China

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved