Berita Klungkung
Setelah Buka Destinasi Wisata, Klungkung Bahas Rencana Penerapan PTM
Setelah membuka pariwisata, Pemkab Klungkung berencana akan mulai menerapkan PTM (pembelajaran tatap muka).
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Setelah membuka pariwisata, Pemkab Klungkung berencana akan mulai menerapkan PTM (pembelajaran tatap muka).
Hal ini akan dibahas pada rapat bersama yang rencana digelar, Kamis 16 September 2021.
" Nanti kami lihat laporan kesiapan setiap sekolah, termasuk capaian vaksinasi anak usia 12 sampai 17 tahun agar maksimal," ujar Suwirta.
Baca juga: Tingkat Konsumsi Bahan Bakar Premium di Klungkung Masih Tinggi, Nelayan Diminta Beralih ke Pertalite
Jika tidak ada instruksi khusus dari Pemprov Bali dan Pemerintah Pusat, Suwirta akan secepatnya memberlakukan PTM di Klungkung.
" Jika tidak ada intruksi khusus, penerapan PTM akan kita lakukan secepatnya," tegasnya.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Klungkung I Ketut Sujana menjelaskan, saat ini semua sekolah dan guru di Klungkung sudah siap dalam menerapkan pembelajaran tatap muka.
Baca juga: Jaga Imun Tubuh Saat Pandemi Covid-19, Pedagang dan Jukir di Pasar Kusamba Klungkung Diberi Vitamin
" Terkait kesiapan PTM di Klungkung, masing -masing sekolah sudah siap terkait sarpras prokes dan SOP-nya juga," jelasnya.
Menurutnya, skema pembelajaran tatap muka selama pandemi tidak diberlakukan secara penuh.
Nanti akan diselingi juga dengan pembelajaran secara daring.
Hal ini agar kelas tidak padat, dan siswa bisa mengatur jarak duduk saat pembelajaran di kelas.
Baca juga: Bahayakan Pejalan Kaki, Lobang Menganga di Trotoar di Desa Akah Klungkung Dikeluhkan Warga
Selain itu, setiap sekolah juga diminta menyiapkan segala standar protokol kesehatan.
Seperti menyiapkan tempat cuci tangan, serta alat untuk mengukur suhu tubuh.
Pembelajaran tatap muka tidak ada waktu istirahat diluar kelas, sehingga diharapkan anak membawa bekal dari rumah.
Siswa hanya diberikan waktu beristirahat di dalam kelas, selama jam jeda pelajaran. Lama pembelajaran tatap muka dalam situasi pandemi ini, dibatasi sampai 3 jam saja.
Baca juga: Motivasi Warga Untuk Vaksinasi, Polres Klungkung Siapkan Hadiah Motor
Selain itu, pihak sekolah juga wajib memiliki ruangan UKS khusus yang bisa menjadi tempat isolasi sementara jika tiba-tiba ada siswa yang sakit dan mengarah ke Covid-19. Serta selalu berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat. (*)
Berita lainnya di Berita Klungkung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dinas-pendidikan-klungkung-saat-melakukan-pengecekan-persiapan-prokes-di.jpg)