Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

AC Milan

Kiprah Skuad Muda AC Milan di Liga Champions, Ungkap Pioli dan Begini Komentar Marcishio dan Capello

Direktur teknik AC Milan Paolo Maldini dan Ricky Massara terdiam ketika menyaksikan gawang Rossoneri bobol oleh lesakan keras jarak jauh Jordan Hender

Editor: Ady Sucipto
Isabella Bonotto/AFP
Pemain depan AC Milan Swedia Zlatan Ibrahimovic (tengah) merayakan dengan rekan setimnya setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara AC Milan dan Lazio di Stadion San Siro di Milan, pada 12 September 2021. Isabella Bonotto/AFP 

TRIBUN-BALI.COM – Direktur teknik AC Milan Paolo Maldini dan Ricky Massara terdiam ketika menyaksikan gawang Rossoneri bobol oleh lesakan keras jarak jauh Jordan Henderson.

Gol itu sekaligus membuyarkan AC Milan bisa memetik poin di kandang Liverpool di ajang Liga Champions 2021/2022.

Rossoneri pulang dengan kekalahan 3-2 atas Liverpool dan mengawali kiprah pahit AC Milan seusai 7 musim absen di UEFA Champions League atau UCL.

Menyebut nama Paolo Maldini tentu ingatan Milanisti mengarah pada sosok legenda hidup Rossoneri.

Bersama AC Milan, Maldini telah menuntaskan 135 pertandingan di Liga Champions dan 8 kali mencicipi final dan meraih 3 gelar Liga Champions bagi Rossoneri.

Sebelum pertandingan AC Milan lawan Liverpool digelar, Maldini sempat berseloroh comeback-nya Rossoneri adalah sebagai ‘titik referensi’ yang berarti sebagai permulaan baru bagi I Diavolo Rosso.

Gelandang Liverpool asal Inggris Jordan Henderson (kiri) merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol ketiga timnya selama pertandingan sepak bola Grup B putaran pertama Liga Champions antara Liverpool dan AC Milan di Anfield di Liverpool, Inggris barat laut pada 15 September 2021. Paul ELLIS / AFP
Gelandang Liverpool asal Inggris Jordan Henderson (kiri) merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol ketiga timnya selama pertandingan sepak bola Grup B putaran pertama Liga Champions antara Liverpool dan AC Milan di Anfield di Liverpool, Inggris barat laut pada 15 September 2021. Paul ELLIS / AFP (Paul ELLIS / AFP)

Baca juga: Grande Partita Liga Italia Juventus vs AC Milan: Pertarungan Regista Muda Rossoneri dan Bianconeri

Baca juga: UPDATE Klasemen Liga Champions: AC Milan-Barcelona-Man United Juru Kunci, Man City Pimpin Grup A

AC Milan baru tiga kali bertemu dengan Liverpool secara resmi, terkahir, keduanya bertemu dalam final di Athena tahun 2007.

Dan menghadapi Liverpool memang menjadi lembaran baru AC Milan untuk musim ini.

Ketika semua terpana dengan van Dijk yang dicadangkan oleh Klopp, Milan mencadangkan Olivier Giroud sebagai penyerang utama.

AC Milan turun dengan rata-rata pemain berusia 25 tahun, dan hanya RB Salzburg yang memiliki rataan lebih muda di starting line-up Liga Champions.

Sebagai pembanding mengenai pengalaman di Liga Champions, total laga pemain AC Milan hanya 24 penampilan dari 11 pemain yang turun.

Sedangkan Liverpool, berjumlah 377 penampilan total di starting line-up mereka.

Simon Kjaer dan Mike Maignan mengemas 6 penampilan, Fikayo Tomori dan Brahim Diaz 4 penampilan dan Theo Hernandez dengan 3 penampilan.

Tetapi, AC Milan nampak seolah menjadi tim dengan pengalaman dan jam terbang yang sama.

20 menit pertandingan memang tidak terlalu menyenangkan untuk AC Milan, dengan Liverpool terus menguasai bola dan mencetak gol cepat.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved