Breaking News:

Berita Karangasem

39 Peserta PPPK di Karangasem Tak Bisa Ikut Uji Kompetensi Lantaran Covid-19 dan Sakit

Sebanyak 39 peserta calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak bisa mengikuti tes uji kompetensi

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Irma Budiarti
Istimewa
ILUSTRASI. Peserta CPNS Buleleng saat hendak mengikuti SKD di Kantor Regional X BKN Denpasar, Minggu 12 September 2021. Sebanyak 39 peserta calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak bisa mengikuti tes uji kompetensi. 

 TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Sebanyak 39 peserta calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak bisa mengikuti tes uji kompetensi.

Yang bersangkutan tidak bisa ikut tes dengan berbagai alasan.

Diantaranya terkonfirmasi Covid-19, sakit, serta ada pula yang tanpa keterangan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karangasem, Gusti  Gede Rinceg mengatakan.

Puluhan calon PPPK tak bisa ikut tes karena terkonfirmasi Covid-19.

Baca juga: 31 Pelamar PPPK Guru di Bangli Tak Hadiri Seleksi Lantaran Reaktif Covid-19

Peserta harus melakukaan perawatan sampai kondisi pulih dan dinyatakan negatif.

"Peserta diketahui positif Covid-19 saat menjalani rapid test antigen.

Yang merupakan satu diantara beberapa persyaratan seleksi.

Beberapa jam sebelum gelar uji kompetensi, peserta PPPK melapor jika bersangkutan terkonfirmasi," kata I Gusti Rinceg, Minggu 19 September 2021.

Guru di Karangasem yang ikut PPPK dan tidak bisa mengikuti uji kompetensi karena Covid-19 dipastikan akan  mengikuti ujian susulan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved