Breaking News:

Sponsored Content

Lebih Efisien, Electrifying Agriculture PLN Bantu Tingkatkan Produktivitas Petani di Buleleng

Manfaat inilah yang telah dirasakan langsung oleh para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sari Bumi Asih, Desa Sanggalangit, Gerokgak, Buleleng

Istimewa/PLN
Program Electrifying Agriculture PLN memudahkan petani tingkatkan produktivitas dengan memanfaatkan mesin pendukung pertanian berbasis listrik yang lebih ramah lingkungan di Buleleng. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA – Program Electrifying Agriculture yang digagas PLN telah memberikan kemudahan bagi petanipetani yang sebelumnya masih menggunakan mesin – mesin berbasis bahan bakar fosil dalam mendukung usaha pertaniannya.

Selain lebih ramah lingkungan, menggunakan mesin – mesin berbasis listrik juga terbukti mampu meningkatkan produktivitas dan lebih efisien.

Manfaat inilah yang telah dirasakan langsung oleh para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sari Bumi Asih, Desa Sanggalangit, Gerokgak, Buleleng.

Nyoman Budiastika yang merupakan Ketua Subak Sumur Bor Sari Bumi Asih ini awalnya menggunakan pompa air dengan energi listrik yang bersumber dari diesel dengan berbahan bakar solar untuk mengairi lahan persawahannya.

Baca juga: Program Electrifying Agriculture PLN Berhasil Dongkrak Produktivitas Budidaya Ikan Nila di Kalasan

“Ini menyulitkan karena saat ini jumlah pembelian solar sudah dibatasi, padahal saat ini musim kering sehingga frekuensi penyiraman harus ditingkatkan, belum lagi harga solar yang tinggi merupakan beban bagi kami para petani,” jelas Nyoman.

Nyoman yang merupakan pemilik lahan seluas 35 ha ini, kini menikmati kemudahan memperoleh air setelah dilakukan penyalaan listrik untuk kelompoknya sebesar 23.000 VA.

“Yang kami rasakan kini setelah menggunakan listrik dari PLN adalah pengeluaran biaya untuk sumber energi pompa air dapat dihemat hingga 50%, selain itu kami tidak ada biaya perawatan yang sebelumnya ada biaya perawatan mesin diesel.

Semoga dengan menggunakan listrik PLN ini dapat membantu para petani, terimakasih PLN,” ungkapnya.

Tidak hanya Nyoman, manfaat dari program ini juga dirasakan oleh I Wayan Seger, pemilik UD Sari Murni Utama Desa Bengkel, Kediri, Tabanan.

Dirinya memanfaatkan pemasangan listrik sebesar 82.500 VA untuk Polisher atau untuk memisahkan beras dari kulit arinya atau dedak sehingga akan dihasilkan beras yang lebih bersih dan lebih putih.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved