Breaking News:

Berita Denpasar

Bikin Resah Warga, Aloisius yang Lakukan Aksi Begal di Denpasar Diringkus Polisi

Pria yang tidak memiliki pekerjaan ini, sebelum tertangkap pihak kepolisian Polsek Denpasar Selatan dikenal bringas saat melakukan aksinya di jalan

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Rizal Fanany
Anggota Kepolisian Polsek Densel merilis kasus pemerasan dan pencurian dengan menghadirkan tersangka inisial AG beserta barang bukti di Mapolresta Denpasar, Selasa 21 September 2021. Tersangka yang merupakan residivis ini dijerat pasal 368 KUHP ancaman hukuman 9 tahun dan 362 KUHP ancaman 5 tahun 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Aloisius Gonzaga Tasi, pria berusia 39 tahun yang sempat viral di media sosial karena melakukan aksi begal kini hanya tertunduk lesu.

Pria yang tidak memiliki pekerjaan ini, sebelum tertangkap pihak kepolisian Polsek Denpasar Selatan dikenal bringas saat melakukan aksinya di jalan.

Menurut keterangan Kapolsek Denpasar Selatan AKP I Gede Sudyatmaja, pria yang tinggal di Jalan Pakusari, Nomor 17, Sesetan, Denpasar Selatan, Bali ini telah melakukan beberapa aksi kriminal pemerasan (begal) dan pencurian biasa (cusa) hingga membuat resah masyarakat di wilayah hukum Polsek Denpasar Selatan.

AKP I Gede Sudyatmaja menjelaskan sebelum pelaku tertangkap, pada tanggal 15 September 2021 sekitar pukul 11.15 wita seorang korban bernama Sugiati (35) dihampiri oleh pelaku di Jalan Pendidikan II dekat rumah korban.

Baca juga: Residivis Kasus Pencurian Berulah, Jefry Ngaku Telah Beraksi di 5 TKP Wilayah Denpasar dan Badung

Kemudian oleh pelaku Aloisius Gonzaga Tasi, korban ditanyakan alamat Jalan Bangau.

Namun korban menjawab tidak mengetahui alamat yang ditanyakan pelaku, kemudian pelaku pergi melewati korban tapi kembali lagi menghampiri korban.

"Pada saat itu pelaku melewati korban, namun ia kembali kemudian berpura-pura bertanya kembali, mengambil kalung emas secara paksa, kemudian pelaku langsung melarikan diri," ujar AKP I Gede Sudyatmaja, Selasa 21 September 2021.

Lebih lanjut dalam keterangan Kapolsek Denpasar Selatan, selain melakukan aksi pencurian di Jalan Pendidikan, Denpasar Selatan.

Ternyata pelaku asal Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) juga pernah melakukan aksi begal atau pemerasan di Jalan Pulau Moyo, Denpasar Selatan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved