Berita Bangli
Cakupan Vaksinasi Lansia Capai 63 Persen, Tapi Bangli Masih Terapkan PPKM Level 3
sesuai diktum kedua huruf a, penurunan level Kabupaten/Kota dari level 3 menjadi level 2, adalah pada capaian total vaksinasi dosis 1 minimal sebesar
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Pemerintah pusat melalui Inmendagri 43/2021 memperpanjang penerapan PPKM hingga tanggal 4 Oktober 2021.
Pada aturan terbaru tersebut, Kabupaten Bangli masih ditetapkan berada di PPKM Level 3.
Diketahui, sesuai diktum kedua huruf a, penurunan level Kabupaten/Kota dari level 3 menjadi level 2, adalah pada capaian total vaksinasi dosis 1 minimal sebesar 50 persen, dan capaian vaksinasi dosis 1 lanjut usia di atas 60 tahun, minimal 40 persen.
Humas Satgas Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa saat dikonfirmasi Selasa (21/9/2021) mengatakan, secara umum capaian vaksinasi di Bangli untuk dosis 1 telah mencapai 96 persen.
Baca juga: Mandek Dua Tahun, Proyek Revitalisasi Drainase di Bangli Akhirnya Dilanjutkan
Sedangkan dosis 2, secara keseluruhan telah mencapai 67 persen.
“Dari jumlah tersebut, berdasarkan catatan tanggal 19 September, capaian vaksinasi kategori lansia tercatat sebanyak 63,99 persen untuk dosis 1, dan 48,39 persen untuk dosis 2, dari total lansia 31.289 orang,” ungkapnya.
Disinggung mengenai Bangli yang masih level 3, sementara capaian vaksinasi telah melampaui ketentuan, Dirgayusa mengaku belum mendapat konfirmasi mengenai hal tersebut.
Apakah hanya dari capaian vaksin, atau ada faktor lain yang menjadi pertimbangan.
“Rencananya hari ini ada evaluasi dengan Menko Marves.
Biasanya disana disampaikan apa saja penyebabnya Bali masih level 3. Tapi saya belum mendapat informasinya bagaimana,” ucap dia.
Disisi lain, Dirgayusa mengatakan jika vaksinasi di Bangli masih terus digenjot. Baik untuk lansia, maupun masyarakat umum.
Termasuk juga menyisir masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi dosis 1.
Sementara disinggung mengenai kasus harian Covid-19, mantan Camat Kintamani itu mengatakan ada tambahan sebanyak 20 kasus baru, namun ada 11 orang lainnya yang telah dinyatakan sembuh.
Sedangkan angka kematian masih mengalami penambahan sebanyak satu orang.
Baca juga: Lagi, Kasus Pencurian Terjadi di Kintamani Bangli, Enam Karung Kopi Milik Sudiani Digondol Maling
“Secara akumulatif jumlah kasus di Bangli tercatat sebanyak 4.972 kasus, di mana 158 orang masih dalam perawatan, 4.599 orang dalam keadaan sembuh, dan 227 orang meninggal dunia,” tandasnya. (*)
Artikel lainnya di Berita Bangli
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kepala-diskominfosan-bangli-si-wayan-dirgayusansgsfaf.jpg)