Breaking News:

Berita Klungkung

Cari Tahu Penyebab Banjir di Desa Kusamba, Dinas PU Klungkung Akan Libatkan BWS Lakukan Penelusuran

Beberapa warga setempat sempat mencurigai jika banjir yang terjadi di Dusun Bingin, Sabtu malam (11/9/2021) dikarenakan penutupan aliran sungai untuk

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Pengerukan di Sungai Candi Gara yang kerap meluap dan memicu banjir di Desa Kusamba, Klungkung beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida, berencana melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab banjir yang kerap terjadi di Dusun Bingin, Desa Kusamba.

Penelusuran difokuskan pada aliran sungai Candigara, yang kerap meluap saat terjadi hujan lebat.

Beberapa warga setempat sempat mencurigai jika banjir yang terjadi di Dusun Bingin, Sabtu malam (11/9/2021) dikarenakan penutupan aliran sungai untuk mengamankan proyek normalisasi aliran Sungai Unda di eks Galian C, Klungkung.

Hanya saja hal ini belum dapat dipastikan, karena air tetap mengalir dan dialirkan ke sisi timur proyek.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di Klungkung Akan Digelar Kamis 23 September, Ini Ketentuannya

“Setahu saya dialihkan ke timur proyek. Tetap ke laut tidak ada penutupan namun pengalihan aliran Sungai Unda,” ujar Kepala Dinas PU Klungkung, I Made Jati Laksana.

Pihaknya sebenarnya sudah melakukan penelusuran awal, dengan menyusuri aliran Sungai Candi Gara sampai ke muaranya di Kampung Kusamba.

“Tetapi ternyata di wilayah Desa Kampung Kusamba saat itu tidak ada banjir.

Artinya aliran di sana lancar-lancar saja,” ujarnya

Masalah ini pun lalu dikoordinasikan dengan pihak  BWS Bali-Penida, untuk bersama-sama turun ke lapangan melakukan penelusuran.

Mengingat wilayah sungai merupakan wewenang BWS.

" Nanti kami bersama-sama melakukan penelusuran kambali, karena sebelumnya sudah dilakukan normalisasi di sungai itu.

Tapi malah kembali terjadi banjir yang menurut warga lebih besar dari sebelum-sebelumnya," ungkapnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved