Breaking News:

Berita Buleleng

Kasus Dugaan Korupsi LPD Anturan Jalan di Tempat, Penyidik Masih Menunggu Hasil Audit 

Kasus dugaan korupsi LPD Anturan, Kecamatan Buleleng, masih jalan di tempat.

Ratu Ayu Asri
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Buleleng, AA Jayalantara   

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kasus dugaan korupsi LPD Anturan, Kecamatan Buleleng, masih jalan di tempat.

Penyidik Kejaksaan Negeri Buleleng belum dapat melakukan penetapan tersangka karena masih harus mengumpulkan sejumlah bukti-bukti berupa hasil audit keuangan LPD agar kasus bisa ditingkatkan ke penyidikan. 

Humas sekaligus Kasi Intel Kejaksaan Negeri Buleleng, AA Jayalantara dikonfirmasi Jumat 24 September 2021 mengatakan, pihaknya sudah bersurat ke Inspektorat Buleleng untuk melakukan audit terhadap laporan keuangan LPD Anturan.

Pasca bersurat, sekitar sebulan yang lalu pihak Inspektorat mengaku sudah menurunkan tim untuk melakukan audit.

Sehingga pihak Kejaksaan kata Jayalantara posisinya saat ini tinggal menunggu hasil audit tersebut untuk mengetahui seperti apa kondisi keuangan di LPD tersebut. 

Selain itu, Jayalantara menyebut, pihaknya telah menerima laporan dari akuntan publik atau auditor independen yang didatangkan sendiri oleh pihak LPD.

Akuntan publik itu memeriksa laporan keuangan LPD dua tahun terakhir, terhitung sejak 2019 hingga 2020.

Hasilnya, akuntan publik tersebut berkesimpulan bahwa laporan keuangan LPD Anturan periode 2019-2020 disajikan secara tidak wajar, baik dari posisi keuangan, kinerja keuangan dan arus kas. 

Dimana menurut catatan, pada tahun 2019 LPD melakukan kegiatan kapling tanah, yang tidak sesuai dengan bidang usahanya.

Namun, kegiatan ini memperoleh persetujuan dari pihak desa adat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved