Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

TERKINI dari Jenderal Andika Perkasa, Kirim 200 Pasukan ke Australia, Ini Tujuannya

TERKINI dari Jenderal Andika Perkasa, Kirim 200 Pasukan ke Australia, Ini Tujuannya

Tribunnews/JEPRIMA
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa saat menggelar konferensi pers di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Maret 2021. 

TRIBUN-BALI.COM - Terobosan demi terbosan terus dilakukan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Andika Perkasa.

Kali ini calon Panglima TNI itu akan mengirimkan 200 pasukan TNi ke Darwin, Australia.

Tujuannya, pasukan TNI akan menggelar latihan perang dengan angkatan darat Australia.

Pihaknya juga akan mengirimkan tim pengamat dalam latihan militer tersebut.

Baca juga: Menakar Langkah Jenderal Andika Perkasa Menuju Kursi Panglima TNI, Antara Prestasi dan Masa Pensiun

Hal ini diungkapkan Jenderal Andika Perkasa saat melakukan video conference dengan Australian Chief of Army, Lieutenant General Richard Maxwell Burr.

Video conference tersebut membicarakan kesiapan latihan bersama antara Indonesia dan Australia.      

Kasad juga melakukan koordinasi dengan pihak dari athan Australia terkait keberangkatan personel TNI Angkatan Darat ke Australia.      

Wirra Jaya Ausindo, merupakan latihan gabungan yang rutin dilaksanakan antara TNI Angkatan Darat dengan Australian Army.

Tahun 2021 ini merupakan tahun ke-9 penyelenggaraan Wirra Jaya Ausindo yang akan dilaksanakan di Darwin, Australia.

Baca juga: Update Calon Panglima: Tak Hanya KSAD Andika Perkasa dan KSAL Yudo Margono, Kini Muncul Letjen Eko

Sebanyak 200 personel TNI Angkatan Darat akan dikirim ke Darwin, Australia untuk mengikuti latihan ini.

Selain 200 personel, Kasad juga mengirim utusan staf TNI AD untuk berangkat dan meninjau secara langsung proses latihan untuk mendapatkan data-data apa saja yang perlu dikembangkan dari latihan ini di tahun berikutnya.      

“Tidak hanya 200 tentara yang akan Saya kirim ke Darwin, Australia, tapi saya akan mengirim tim pengamat yang juga sebagai wakil Saya untuk pergi ke sana selama 39 hari penuh,” ujar Kasad.     

Persiapan terus dilakukan baik dari TNI Angkatan Darat maupun Australian Army agar latihan gabungan rutin ini bisa dilaksanakan secara maksimal.

Di tengah kondisi pandemi dan situasi pasca lockdown di Australia tentu memungkinkan kedua belah pihak terus berupaya memaksimalkan semua persiapan.     

“Saya rasa di titik ini perencanaan kita sudah sempurna, tetapi pertanyaan selanjutnya adalah apa yang akan terjadi saat pelaksanaannya.

Sumber: Surya
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved