Breaking News:

Empat Builder Bali Akhirnya Selesaikan Modifikasi XSR 155 dalam Yamaha Yard Built

Keseruan event XSR 155 Motoride yang sebelumnya diadakan di Jakarta dan Bandung, kini berlanjut menyambangi Bali. 

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Foto bersama empat builder yang telah menyelesaikan modifikasi XSR 155 dalam program Yamaha Yard Built 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Keseruan event XSR 155 Motoride yang sebelumnya diadakan di Jakarta dan Bandung, kini berlanjut menyambangi Bali. 

Aktivitas bersama konsumen dan builder Yard Built Indonesia ini mewarnai akhir pekan yang berbeda di Pulau Dewata, Sabtu 25 September 2021. 

Bertemakan 'Bali Sunset Ride', acara ini turut menebarkan atmosfer Bali sebagai destinasi wisata favorit pilihan banyak orang, dan berkendara dengan XSR 155 dapat menjadi salah satu cara ampuh bagi biker untuk refreshing.

Baca juga: Quartararo Harap Dovizioso Buka Rahasia Ducati Untuk Pengembangan Yamaha YZR-M1

 
Kegiatan ini juga menggambarkan perkembangan custom XSR 155 yang dipadukan dengan program kreativitas custom builder Yard Built Indonesia

Karenanya, Yamaha mengajak konsumen XSR 155 serta 4 builder Yard Built Indonesia di Bali yaitu Deus Ex Machina Temple of Enthusiasm, Treasure Garage, Kedux Garage, dan AMS Motorcycle Garage untuk ambil bagian sebagai partisipan.

Press conference bersama awak media di Airside Canggu menjadi pembuka acara yang dijalankan dengan protokol kesehatan ketat, dimana seluruh yang hadir telah melakukan rapid antigen dengan hasil negatif. 

Baca juga: Begini Perjuangan Juara Maxi Yamaha Journey Demi Dapatkan Konten Berkualitas

Yamaha memaparkan mengenai konsep aktivitasnya, sedangkan builder menjelaskan tentang custom XSR 155 garapannya yang unik menonjolkan ciri khas masing-masing.

Setelah itu, konsumen, builder dan awak media melakoni mini touring XSR 155 ke pantai Seseh di Badung dan Bener Sunset Point di Tanah Lot yang dapat ditempuh dalam waktu total 20 menit dengan jarak 13 kilometer.

Berkendara dengan motor sport heritage ke tempat-tempat wisata itu hingga senja memberikan kenikmatan tersendiri bagi para peserta. 

Di pantai Seseh, mereka dapat mengabadikan momen yang terekam melalui potret bersama dengan sesama biker dan motor XSR 155 di lokasi eksotis tersebut. 

Baca juga: Hari Pelanggan 2021, Yamaha Bali Memberikan Harga Spesial Jasa Servis hingga Undian Hadiah

Lalu di tujuan akhir Bener Sunset Point yang dikenal dengan pesona sunset, ditayangkan video proses custom XSR 155 dari awal hingga finishing kreasi 4 builder Yard Built Indonesia (Bali). 

Builder dan konsumen juga dapat saling berbagi pengalaman dan cerita terkait XSR 155.

”XSR 155 Motoride telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan Yamaha bersama konsumen dan builder Yard Built Indonesia. Selalu diikuti dengan antusiasme yang besar terhadap kegiatan yang dirancang kreatif di lokasi atraktif dan mencerminkan lifestyle penggunaan XSR 155," ujar Chief Yamaha DDS Bali Larry Asnan.

Sekarang telah sampai di Bali yang merupakan salah satu tempat dimana penerimaan motor ini direspon dengan baik, ditambah dengan pertumbuhan kreasi modifikasinya yang unik. 

"Dengan adanya event XSR 155 Motoride makin menghidupkan kecintaan terhadap XSR 155 di Bali, motor yang cocok dikendarai sambil menikmati suasana alam wisata di sini. Selain itu juga lewat kegiatan ini kami ikut mendukung bangkitnya sektor pariwisata Bali di tengah kondisi pandemi ini,” imbuh Larry.

Program Yard Built Indonesia yang menggandeng para builder populer di Tanah Air untuk melakukan custom XSR 155 masih terus bergulir. 

Setelah menampilkan karya-karya terbaik dari Jakarta dan Bandung, yang terkini sampai di Bali yang juga dikenal dengan kreativitas tinggi modifikatornya.

Empat builder di Bali telah menuntaskan modifikasi motor XSR 155 dengan mengusung beragam konsep bermakna kuat yang muncul dari inspirasi yang memberikan kesan mendalam. 

Mereka adalah Deus Ex Machina Temple of Enthusiasm, Treasure Garage, Kedux Garage, AMS Motorcycle Garage. 

Meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19, namun tidak menyurutkan semangat untuk melahirkan hasil terbaik sesuai ciri khas masing-masing.

Deus Ex Machina Temple of Enthusiasm merancang custom XSR 155 yang kental memadukan konsep 'Moto & Surf'. 

Selain itu, XSR 155 modifikasinya diberi nama Aka-Tombo (Red Dragonfly) sebagai tribute (penghormatan) kepada motor legenda Yamaha YA-1. 

Motor itu dijuluki Aka-Tombo (Red Dragonfly), yang merupakan motor produksi pertama Yamaha Motor Company. 

”Kami merancang Moto & Surf sebagai refleksi dari lifestyle di sini (Bali), dengan tampilan urban look yang punya kegunaan dalam berbagai aktivitas baik untuk kerja, ke pantai untuk surfing dan rekreasi camping misalnya," ungkap Anthony Mclnerheney, concept designer dari Deus Ex Machina Temple of Enthusiasm.

Memilih surfing karena merefleksikan apa yang kami lakukan. 

Banyak orang tahu kami terkait sepeda motor, tapi kami juga membuat surf board (di Bali), jadi ini mencakup surfing dan motor. 

"Kami telah memodifikasi banyak motor Yamaha, dan ini XSR 155 pertama yang kami custom. Jadi kami bisa menggunakan nama motor pertamanya (Yamaha Motor Company) untuk kreasi XSR 155 pertama kami,” jelasnya.

Sedangkan Treasure Garage merakit XSR 155 Modern Futuristic Supermoto agar motor street seperti XSR 155 memiliki tampilan berbeda dengan karakter supermoto yang biasanya diaplikasikan pada motor offroad. 

”Saya ingin yang beda dan tidak melulu modelnya retro. Karenanya memilih supermoto, tema yang tidak biasa dan belum banyak dieksekusi oleh kebanyakan orang untuk custom XSR 155. Sekaligus ingin menampilkan karakter motor di jalanan aspal yang agresif dan enak dipakai, fungsional untuk harian. Lalu dikombinasikan dengan konsep modern futuristic, kiblatnya ke model motor listrik yang biasanya lebih tampil futuristic,” papar Imanuel Prakoso dari Treasure Garage.

Lain halnya lagi dengan Kedux Garage yang mengusung style berbeda. 

”Biasanya saya memberi nama untuk motor-motor custom yang saya bikin diambil dari nama animal. Untuk XSR 155 ini namanya Black Dog atau ibaratnya anjing hitam yang kurus lincah dapat melewati jalanan macet dan sempit dengan nyaman," kata Komang Gde dari Kedux Garage.

Ia menambahkan untuk custom XSR 155 ini saya mengambil konsep yang inspirasinya mendekati club style yang menggunakan shockbreaker double di belakang, stang dibuat tinggi, nyaman dikendarai. 

Nyaman karena didukung posisi tangan, posisi punggung tegak, kaki nggak terlalu tekuk. 

"Selain itu ubahan yang saya bikin ini diperuntukkan buat kendaraan harian yang disesuaikan dengan postur dan kebutuhan saya. Motor custom XSR 155 ini telah saya gunakan sehari-hari,” imbuhnya.

Sementara itu, AMS Motorcycle Garage menerapkan identitasnya dan menekankan pada art untuk garapan XSR 155 dengan genre Café Racer yang dinamai 'Sang Macan'. 

”Pada XSR 155 ini diberikan sentuhan dan lekukan body work sesuai pakem kami dengan tidak menggunakan pelapis cat untuk finishing. Karena bahan body work nya alumunium, kami menggunakan sistem hairline polish finishing yang merupakan ciri khas kami juga," jelas Putu Ajus dari AMS Motorcycle Garage.

Jadi alumuniumnya kami gosok-gosok secara manual pakai tangan sampai halus dan mengkilap. 

Dengan hairline polish finishing terlihat seperti ada serat-serat rambut pada bahan alumunium. 

"Dengan konsep seperti ini, kami ingin memperlihatkan totalitas dan kualitas, serta modifikasi adalah seni, butuh waktu dan pendalaman yang kuat untuk karakter motor ini,” ucapnya.(*)

Artikel lainnya di Yamaha

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved