Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

TEKA-TEKI Pembunuhan di Subang: Urusan Asmara Menyeruak, Yoris dan Kuasa Hukum Yosef Ungkap Hal Ini

TEKA-TEKI Pembunuhan di Subang: Urusan Asmara Menyeruak, Yoris dan Kuasa Hukum Yosef Ungkap Hal Ini

Tayang:
Editor: Widyartha Suryawan
tribun jabar
Istri muda Yosef, Mimin didampingi tim kuasa hukum saat akan memasuki ruangan Satreskrim Polres Subang, Kamis (23/9/2021) untuk pemeriksaan ulang. 

TRIBUN-BALI.COM - Teka-teki kasus meninggalnya Tuti Suhartini (56) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (24) di Subang, Jawa Barat, tak kunjung menemui titik terang.

Sudah sebulan lebih berlalu, publik pun masih menyoroti dan menanti perkembangan terbaru kasus pembunuhan di Subang.

Seperti diketahui, Tuti dan Amalia ditemukan meninggal pada 18 Agustus 2021 lalu di bagasi Toyota Alphard dengan kondisi mengenaskan.

Di tengah proses penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian, berkembang berbagai spekulasi yang melatarbelakangi kasus tersebut.

Salah satu yang kini menyeruak adalah urusan asmara.

Dilansir dari TribunJabar, hingga Jumat (24/9/2021), Polres Subang yang dibantu Polda Jabar dan Bareskrim Polri belum bisa mengungkap siapa pelaku perampasan nyawa Amalia dan Tuti tersebut.

Yoris (34), anak Tuti, mengakui soal konflik antara Tuti dan Mimin, istri muda Yosef (56).

Yosef adalah suami Tuti dan ayah Yoris dan Amalia.

Yoris, yang merupakan saksi kunci, mengatakan, ibunya tidak pernah mau dan rela Toyota Alphard digunakan oleh istri muda Yosef.

"Memang mobil itu enggak mau dipinjamkan atau dipakai sama Mimin (istri muda Yosef). Sebenernya sih itu," ungkap Yoris, Jumat (24/9/2021).

Yoris saat ditemui usai pengajian untuk mendoakan Tuti dan Amalia. Yoris menceritakan adik dan ibunya mengelola keuangan yayasan hingga bisa maju pesat
Yoris saat ditemui usai pengajian untuk mendoakan Tuti dan Amalia. Yoris menceritakan adik dan ibunya mengelola keuangan yayasan hingga bisa maju pesat (Tribun Jabar/Dwiki MV)

Yoris menyebut Tuti pernah berbicara bahwa mobil mewah itu tidak akan bisa berjalan apabila digunakan oleh orang lain.

Menurut Yoris, sebelum meninggal secara mengenaskan itu, Tuti pernah bersumpah apabila mobil digunakan orang lain, mobil tersebut tidak akan bisa jalan.

"Emang dulu pernah dari Mamah itu sendiri, ada sumpah serapah yang diucapkan Mamah, jadi jika Toyota Alphard dipake sama orang lain itu mobil pasti diem tidak akan bisa digunakan," ucap Yoris.

Toyota Alphard itu sendiri jadi saksi bisu kasus perampasan nyawa Amalia dan Tuti.

Polisi sempat mencari sidik jari di mobil tersebut.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved