Breaking News:

Berita Bangli

d’Green Babakan Dirintis Pekerja Pariwisata yang di-PHK, Tawarkan Petualangan Seru di Alam Terbuka

Adanya penurunan level menjadi PPKM level 3 serta kebijakan membuka tempat-tempat wisata secara bertahap menjadi angin segar bagi destinasi wisata

Penulis: Putu Supartika | Editor: Karsiani Putri
Pengelola d’Green Babakan at Mangsi River
Pengunjung menikmati suasana berlibur di d’Green Babakan at Mangsi River, Kabupaten Bangli, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI- Adanya penurunan level menjadi PPKM level 3 serta kebijakan membuka tempat-tempat wisata secara bertahap menjadi angin segar bagi destinasi wisata di Bali.

Ini juga berlaku bagi destinasi wisata baru dan bernuansa alam. Seperti yang dikembangkan pemuda Desa Apuan Kecamatan Susut Bangli dengan nama d’Green Babakan at Mangsi River.

"Pelonggaran berupa pembukaan tempat wisata menjadi motivasi kami untuk mengembangkan destinasi wisata berbasis alam," kata salah seorang pengelola, IB Gede Dwidasmara, Sabtu (25/9).

Pihaknya menawarkan nuansa berwisata yang berbeda berupa pengalaman berpetualang di alam terbuka dengan udara yang sejuk segar serta pemandangan hutan yang asri sambil bermain air di sungai yang jernih.

Konsep ini dipilih karena lokasinya menyediakan hutan menawan nan asri serta sungai yang bersih.

“Wisata berbasis alam kami rasa lebih aman disaat pandemi karena wisatawan beraktivitas fisik di ruang terbuka dengan udara sejuk segar serta pemandangan asri,” jelasnya.

Selain bisa refreshing, berwisata di alam terbuka diyakini bisa meningkatkan imun karena para wisatawan akan merasa excited dan bersemangat.

Dipelopori para pekerja sektor pariwisata yang di-PHK akibat pandemi, belasan pemuda yang tergabung dalam Mangsi River Community membangun destinasi wisata petualangan dengan menata sungai dan lingkungan sekitarnya.

“Awalnya sungai yang melintasi desa kurang terawat, namun setelah ditata ternyata menjadi daya tarik wisata yang menarik karena berada di tengah hutan yang asri,” imbuh dosen Universitas Udayana ini.

Apalagi sungai tersebut menyimpan keunikan berupa pasir berwarna hitam yang bisa dipergunakan sebagai lulur.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved