Breaking News:

Berita Karangasem

Kunjungan Wisatawan ke Tempat Rafting di Rendang Karangasem Masih Sepi

Per harinya hanya 5 sampai 10 orang. itupun didominasi oleh wisatawan domestik. Seperti Klungkung, Denpasar, Badung, dan wisatawan dari luar Pulau

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Saiful Rohim
ilustrasi Suasana rafting. Kunjungan Wisatawan ke Tempat Rafting di Rendang Karangasem Masih Sepi 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA  - Kunjungan wisatawan ke Wisata Rafting di Kecamatan Rendang,Karangasem masih minim alias sepi.

Per harinya hanya 5 sampai 10 orang. itupun didominasi oleh wisatawan domestik. Seperti Klungkung, Denpasar, Badung, dan wisatawan dari luar Pulau Bali.

Made Agus Kertiana, pengelola wisata rafting di Kecamatan Rendang, mengatakan,wisata rafting sudah dibuka setelah ada Surat Edaran (SE) dari Gubernur Bali No. 15 Tahun  2021 tentang PPKM di Bali yang mengizinkan objek wisata alam, budaya, spiritual, desa wisata untuk uji coba dibuka.

"Sudah dibuka  sejak beberapa hari yang lalu. Wisatawan yang datang hanya 5 sampai 6 orang. Paling banyak 10 orang. Itu pun wisatawan domestik," ungkap Made Agus Kertiana, Sabtu (26/9/2021).

Baca juga: Warga Sibetan Karangasem Ni Nengah GR Nekat Akhiri Hidup Diduga Karena Depresi

Pihaknya berharap kunjungan wisatawaan  bisa normal lagi, seperti hari - hari sebelumnya.

Pria yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Karangasem ini memprediksi, minimnya kunjungan wisatawan kemungkinan karena informasi tentang dibukanya objek wisata di Bali belum terdengar ke telinga wisatawan.

Sehingga banyak wisatawan yang belum mengetahuinya.

"Makanya perlu sentuhan dari pemerintah agar gaung dibuka destinasi wisata terdengar ke telinga wisatawan.

Instansi pemerintah harus melaksnakaan kegiatan yang menopang kemajuan wisata," tambahnya.

Untuk protokol kesehatan, pihaknya telah melakukan ketat serta sesuai standar.

Untuk diketahui, informasinya sudah ada 13 usaha rafting yang buka di Karangasem.

Rafting yang dibuka telah memenuhi standar yang ditentukan.

Peralatan protokol kesehatan (prokes) yang diperlukan telah dipenuhi.

Diantaranya thermo gun, hand sanitizer, tempat cuci tangan, dan lainnya.(*)

Artikel lainnya di Berita Karangasem

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved