Breaking News:

Berita Bangli

Cegah Klaster Perkantoran, Kapolres Bangli Bentuk Satgas Covid-19 Satpam

Salah satu upaya yang dilakukan adalah membentuk Satgas Covid-19 Satuan Pengamanan (Satpam), oleh Polres Bangli Selasa (28/9/2021)

Istimewa
Kapolres Bangli saat pembentukan Satgas Covid-19 Satpam, Selasa (28/9/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Turunnya kasus baru penyebaran virus corona dibarengi dengan pelonggaran aktivitas masyarakat secara bertahap.

Kendati demikian, hal tersebut masih perlu diwaspadai, agar penambahan kasus tidak kembali melonjak.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah membentuk Satgas Covid-19 Satuan Pengamanan (Satpam), oleh Polres Bangli Selasa (28/9/2021).

Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya klaster baru di areal perkantoran.

Baca juga: Eksekutif Sampaikan Rancangan APBD Bangli 2022 ke DPRD, Dua Kegiatan Jadi Prioritas Utama

Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan mengungkapkan, secara umum penyebaran covid-19 di wilayah Bangli dan Bali sudah mulai mengalami penurunan.

Menurutnya, hal tersebut merupakan usaha bersama untuk taat dan disiplin terhadap protokol kesehatan.

Sehingga, akumulasi penyebaran dapat ditekan dibawah 100 kasus per hari.

Mengenai pembentukan Satgas Satpam, ungkap Kapolres, lantaran Satpam merupakan petugas unsur pembantu Polri dalam pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta penegakan peraturan perundang-undangan.

Mengingat saat ini pemerintah mengambil kebijakan untuk mulai membuka aktivitas masyarakat secara bertahap, maka Polres Bangli dengan seluruh penyedia dan pengguna Satpam Kabupaten Bangli, telah sepakat membentuk Satgas penanggulangan Covid-19 dengan melibatkan Satpam sebagai garda terdepan.

“Diharapkan upaya ini dapat mencegah munculnya klaster baru penyebaran Covid-19 di lingkungan kerjanya masing-masing, serta didukung dengan penggunaan aplikasi peduli lindungi,” jelasnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Humas Satgas Covid-19 I Wayan Dirgayusa mengatakan, perkembangan kasus baru virus corona di Bangli per hari Selasa (28/9/2021) tercatat sebanyak 11 kasus.

Sedangkan angka kesembuhan meningkat dari hari sebelumnya, yakni 17 orang.

“Hingga kini, jumlah warga yang masih menjalani perawatan sebanyak 127 orang. Sedangkan yang telah sembuh totalnya 4.684 orang,” tandasnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Bangli

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved