Persib
Bobotoh Caci Maki Pemain Persib Bandung saat Pengadangan, Sang Bos: Yang Benar Aja!
Bobotoh Caci Maki Pemain Persib Bandung saat Pengadangan, Sang Bos: Yang Benar Aja!
TRIBUN-BALI.COM- Video pengadangan bus Persib Bandung oleh bobotoh seketika viral.
Bahkan, pengadangan itu tak hanya sekali.
Pengadangan itu buntut dari kekecewaan bobotoh dimana, dalam tiga laga terakhir hanya mampu bermain imbang.
Insiden itu terjadi saat bus Persib Bandung yang membawa pemain, pelatih dan ofisial itu kembali dari seusai laga versus Tira Persikabo di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, Senin (27/9/2021).
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahyono pun angkat bicara terkait insiden tersebut.
Baca juga: UJIAN BERAT Robert Alberts, Jika Persib Tak Menangi Laga Kontra PSM Masih Layak Dipertahankan?
Pengadangan pertama terjadi di daerah Cikarang, Bekasi, di mana sejumlah bobotoh menghadang bus Persib dengan sepeda motor dan menyalakan suar atau flare.
Mereka juga meneriaki bus Persib dengan kata-kata kurang pantas.
Sementara insiden kedua terjadi di Jalan Layang Pasupati, Kota Bandung, di mana sejumlah bobotoh kembali menghadang bus Persib.
Oknum bobotoh itu juga meneriaki bus Persib Bandung dan menyalakan suar.
Teddy mengaku sangat menyangkan umpatan-umpatan kasar dari bobotoh di Cikarang yang ditujukan langsung kepada para pemain Persib.
"Saya sudah nulislah (di Instagram) tapi tulisan itu saya buat untuk yang di Cikarang," kata Teddy saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (28/9/2021), seperti dikutip Bolasport.com dari Tribun Jabar.
Baca juga: Ini Buntut Bobotoh Caci Maki Pemain Persib Bandung di Jalanan, Siapa yang Tanggung Jawab?
"Ya kan ada yang ngatain fans sendiri dengan kata yang tidak pantas, begitu kan. Masa ngata-ngatain klubnya sendiri pakai kata-kata yang begitu, yang benar saja," katanya lagi.
Begitu pula dengan insiden di Jalan Layang Pasupati.
Teddy berharap, bobotoh bisa memberikan dukungan secara positif kepada Supardi Nasir dkk.
"Bahwa kompetisi masih panjang, sebaiknya kalau bisa bicara statistik dulu-dulu kan kita juga di tujuh pertandingan pertama tidak sebaik sekarang, jadi ya jalan masih panjang lah. Jangan terlalu terburu-buru untik menge-judge lah," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/starting-xi-persib-bandung-kontra-barito-putera-di-laga-perdana-liga-1-20212022.jpg)