PON XX Papua

Ini Kunci Kemenangan Tim Basket Putra Bali atas Tuan Rumah Papua

Ngurah mengatakan pada awalnya timnya belum mengenal betul karakter permainan tim Papua.

Editor: DionDBPutra
Ilustrasi
Penjagaan zona menjadi kunci kemenangan tim basket putra Bali atas tim Papua pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Mimika, Rabu 29 September 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, MIMIKA - Pelatih tim bola basket putra Bali I Gusti Ngurah Rustawijaya mengatakan penjagaan zona menjadi kunci kemenangan timnya atas tim Papua pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Kompleks Olahraga Mimika, Rabu 29 September 2021.

"Kami mempelajari dari kuarter satu, kuarter dua, kuarter tiga, kami tahu kelemahan mereka. Beberapa pemain mereka tidak bisa shooting, jadi kami menjaga zona," ujar Ngurah kepada wartawan.

Ngurah mengatakan pada awalnya timnya belum mengenal betul karakter permainan tim Papua.

Baca juga: Tim Basket Putri Bali Kalahkan Jawa Barat 56-47

Baca juga: Gubernur Koster Lepas Atlet Bali ke PON Papua, Siapkan Bonus bagi Peraih Medali

Hal itu cukup memberi tekanan, apalagi tim Bali harus bertanding di pertandingan pertama.

Saat pertandingan dimulai, kata dia, tim Papua pun bermain dengan baik dan bersemangat dari awal sampai akhir. Sehingga pola penjagaan satu lawan satu (man to man) yang diterapkan tim Bali di kuarter satu kurang efektif.

Tapi Ngurah mulai bisa membaca pergerakan lawan di kuarter berikutnya. Sehingga pada kuarter tiga, ia pun meminta tim Bali untuk mengubah strategi ke pola penjagaan zona.

Tim putra Bali mampu mengalahkan tuan rumah Papua dengan skor 67-41 dalam laga Pool B Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

"Terima kasih buat Papua, mereka bermainnya hustle dari awal sampai akhir. Mereka berusaha untuk menang. Saya sebagai pelatih enggak tahu juga kekuatan Papua itu bagaimana. Tapi kami mempelajari dari kuarter satu, dua, kami evaluasi tiga empat, kami bisa membaca permainan mereka," kata Ngurah.

Sudah dihadiri penonton

Pemain bola basket kontingen Bali Winston Swenjaya merasa senang dengan atmosfer pertandingan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua sudah boleh menghadirkan penonton ketika timnya melawan tim basket 5x5 putra Papua.

Menurut Winston, euforia PON XX kali ini membuat atmosfer yang berbeda dengan atmosfer bermain di Indonesia Basketball League (IBL) 2021 sewaktu dirinya membela klub Bali United.

"Euforia beda banget, lama enggak ada penonton kan tiba-tiba ada, jadi beda banget. Di IBL kemarin sunyi, di sini asyik banget," kata Winston kepada wartawan di Mimika.

Ia juga agak gugup berhadapan dengan tim basket 5x5 putra Papua yang rata-rata memiliki postur tubuh yang tinggi.

"Jujur dari size kami kewalahan karena Papua besar-besar banget," kata Winston.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved