Persib Bandung

Tuntutan Robert Alberts Mundur Makin Kencang, Manajemen Persib Akan Lakukan ini

Robert mengatakan, dengan sisa waktu yang tersedia sebelum kembali bertarung di seri kedua, para pemain akan berlatih lebih keras.

Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts 

TRIBUN-BALI.COM - Nasib kurang beruntung dialami oleh Persib Bandung.

Tim yang pernah raih juara Liga 1 di tahun 2014 ini sedang mengalami paceklik kemenangan.

Anak asuh Robert Alberts sudah tidak meraih kemenangan dalam 4 laga terakhir.

Mereka hanya mampu raih haisil imbang empat kali berturut-turut

Hal ini membuat tuntutan Robert Alberts mundur semakin kencang.

Baca juga: Robert Alberts Ungkap Tak Bisa Rotasi Klok-Rashid, Sebut Persib Bandung Belum Pernah Kalah

Baca juga: Tampil Prima Bersama AC Milan, Zlatan Ibrahimovic Sekali Lagi Buktikan Bahwa Usia Hanya Angka

Baca juga: PS Jembrana Siap Dominasi Grup A Liga III, Sekum: Dalam Satu Minggu Kami Sudah Lima Kali Latihan

Baca juga: Gol Lerby Penyelamat, Pelatih Bali United Teco: Harusnya Kami Dapat Penalti dan Menang

Di tengah wacana tuntutan Robert Alberts mundur dari pelatih, Persib Bandung tak ingin lama-lama beristirahat setelah menyelesaikan seri pertama Liga 1 2021/2022 dengan hasil kurang memuaskan.

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, hanya memberikan waktu libur dua hari kepada Marc Klok dan kawan-kawan sesudah pertandingan terakhir seri pertama menghadapi PSM Makassar, Sabtu (2/10/2021).

Para pemain akan kembali berlatih pada Selasa (5/10/2021) untuk mempersiapkan diri menjelang seri kedua yang akan dimulai pada pertengahan Oktober.

Robert mengatakan, dengan sisa waktu yang tersedia sebelum kembali bertarung di seri kedua, para pemain akan berlatih lebih keras.

"Kami memiliki 12 hari dan kami akan berlatih dengan keras untuk membenahi kekurangan ini," ujar Robert.

Selama seri pertama, pelatih asal Belanda itu sudah menganalisis segala kekurangan dan berjanji memperbaiki kekurangan yang ada.

Terutama soal efektivitas lini depan yang sejauh ini menjadi lubang cukup menganga lantaran para strikernya tak ada satupun berhasil mencatatkan skor.

"Kami menganalisa bahwa barisan belakang dan tengah sudah berada di jalur yang benar. Tapi kami harus bisa membuat penyerangan menjadi lebih efisien dan menjadi lebih agresif serta tangguh," ucapnya.

Tuntutan Robert Alberts Mundur

Persib Bandung dikritik bobotoh karena performa yang kurang maksimal dalam 3 laga terakhir, kini harus menerima kembali lontaran kritik dari bobotoh setelah kembali ditahan imbang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved