Berita Klungkung
Lebih Dari 20 Anak di Klungkung Kehilangan Orangtua Akibat Pandemi Covid-19
Lebih dari 20 anak di Kabupaten Klungkung, Bali, menjadi yatim atau piatu, karena orangtuanya meninggal akibat Covid-19
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Lebih dari 20 anak di Kabupaten Klungkung, Bali, menjadi yatim atau piatu, karena orangtuanya meninggal akibat Covid-19.
Dinas Sosial Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung telah melakukan pendataan.
Juga mengupayakan anak-anak tersebut untuk mendapatkan bantuan berkelanjutan.
"Hari ini ada sekitar 20 anak yang kami berikan bantuan.
Orangtua mereka meninggal dunia karena Covid-19," ujar I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya.
Baca juga: Kehilangan Suami Akibat Covid-19, Wulanniati Berjuang Besarkan 3 Anak yang Masih Kecil di Klungkung
Yang merupakan Kepala Dinas Sosial Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung, Senin 4 Oktober 2021.
Bantuan yang diberikan Dinsos Klungkung tersebut beragam, mulai kebutuhan sehari-hari.
Seperti sembako, susu, suplemen kesehatan, minyak telon, minyak kayu putih, alat mandi, pampers.
Sampai dengan kebutuhan sekolah seperti buku, alat tulis dan tas.
"Hal ini sudah sempat kami sampaikan ke kementerian.
Ke depan agar didorong anak-anak yang ditinggal orangtuanya ini dapat beasiswa.
Sementara nanti kami arahkan juga untuk dapat bantuan sosial.
Tapi belum semua masuk DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), kami tengah perbaikan data," ungkapnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dinas-sosial-klungkung-saat-memberikan-bantuan.jpg)