Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Pembunuhan Subang: Yoris Buka Suara Alasannya Minta Maaf pada Yosef, Bukan Mengaku Bersalah

Pembunuhan Subang: Yoris Buka Suara Alasannya Minta Maaf pada Yosef, Bukan Mengaku Bersalah

(Tribun Jabar/Dwiki MV)
Yoris saat ditemui di rumahnya. 

TRIBUN-BALI.COM - Perilaku Yosef dan Yoris mendadak berubah setelah hasil autopsi kedua disampaikan ke publik.

Yosef adalah suami dari Tuti Suhartini dan ayah dari Yoris dan Amalia Mustika Ratu.

Tuti dan Amalia ditemukan merenggang nyawa di rumahnya di Jalancagak, Subang, Jawa Barat pada 18 Agustus 2021.

Keduanya yang sebelumnya saling tuding, kini tiba-tiba sepakat bertemu untuk memperbaiki hubungan yang sebelumnya renggang.

Baca juga: Update Pembunuhan Subang, Yoris Mendadak Minta Maaf pada Yosef Setelah Hasil Autopsi Terungkap

Setelah ada inisiatif dari paman Yoris sekaligus Kepala Desa Jalan Cagak, Indra Zaenal, Yoris mau bertemu dengan ayahnya, Yosef.

Mereka pun telah merencanakan pertemuan pada hari Senin 4 Oktober 2021 pada siang hari.

Namun saat dikonfirmasi pertemuan Yoris dan Yosef itu gagal.

Hal ini lantaran Yosef tidak dapat hadir dengan alasan mempunyai agenda lain.

"Saya barusan sudah nunggu dari jam 1 siang, sudah menunggu sampe sore tapi enggak ada lagi konfirmasi dari pihak papahnya," ujar Yoris.

Sementara itu belum diketahu, apakah Yoris akan menjadwalkan ulang pertemuannya dengan Yosef.

Di sisi lain, Yoris sudah menyiapkan permintaan maaf kepada Yosef, ayahnya itu.

"Saya sebagai anak ingin menjalin lagi kebersamaan dengan papah saya untuk lebih baik lagi, mungkin memang selama proses penyidikan sempat putus," ungkap Yoris saat ditemui di Kantor Desa Jalancagak.

Baca juga: Update Pembunuhan Subang: Dari Autopsi Kedua, Terungkap Amalia Lakukan ini Sebelum Meninggal

Sebelumnya, ajakan Yoris untuk meminta maaf kepada Yosef itu inisiatif dari Yoris dan Indra Zaenal, Kepala Desa Jalan Cagak.

Tindakan minta maaf tersebut bukan berarti Yoris bersalah, melainkan meluruskan komunikasi yang gagal.

Lebih dari itu, permintaan maaf itu juga sebagai nasihat dari sang paman.

Paman Yoris, Indra Zaenal menasihati Yoris agar menemui Yosef sebagai tanda bakti terhadap orangtua.

Diakui Yoris, hubungannya dengan sang ayah, Yosef sempat renggang.

Baca juga: Autopsi Korban Pembunuhan Subang hingga Malam, Kombes Sumy Hastry: Kasihan Almarhumahnya Menunggu

Kerenggangan itu terjadi selama proses penyidikan terkait dengan meninggalnya Tuti dan Amalia.

Tak jarang pernyataan dari Yosef dan Yoris saat memberikan keterangan berbeda satu sama lain hingga dianggap saling tuding menuding.

Yosef Menitip Pesan untuk Yoris

Sebelumnya, paman Yoris yang menjabat sebagai Kepala Desa Jalan Cagak memberikan klarifikasi terkait hubungan renggah antara Yoris dan Yosef.

Indra Zaenal, paman Yoris menjelaskan fakta sebenarnya hubungan Yosef dan Yoris tidak begitu renggang seperti apa yang dinilai publik.

“Sebenarnya dari awal kejadian ini (kasus Subang) tidak ada hubungan yang begitu renggang antara Yoris dan papahnya, Yosef, hanya miskomunikasi aja,” ungkap Indra Zaenal.

Kemudian Indra juga menceritakan terkait fakta tersebut, Yosef menitip pesan untuk Yoris.

Kepala Desa Jalan Cagak itu menceritakan saat pendampingan terakhir, ia sempat bertemu dengan Yosef.

Tak ayal diungkap paman Yoris tersebut bahkan Yosef sempat menangis di hadapannya.

“Saat saya mendampingi Yoris dan Danu, pak Yosef sampai menangis, dia bilang harta saya yang ada ini bukan untuk siapa-siapa tapi untuk anak,” ucap Indra Zaenal mengutarakan pesan Yosef.

Kepada Indra, Yosef menitip pesan mengungkapkan bahwa Yoris kini adalah anak satu-satunya yang ia miliki setelah Amalia menjadi korban dalam perampasan nyawa di Subang.

Karena pesan itulah akhirnya Indra Zaenal berinisiatif untuk mengembalikan hubungan renggang Yosef dan Yoris itu.

Ia berjanji kepada Yosef untuk membawa Yoris bertemu.

Sebagai masih kerabat dari kedua belah pihak ia menginginkan hubungan ayah dan anak itu kembali terjalin secara baik.

Ia khawatir hubungan renggang antara Yosef dan Yoris terjadi karena dipicu dari hal-hal yang tak penting.

Kemudian Indra kembali membeberkan pesan Yosef tersebut kepada Yoris.

Ia menceritakan Yosef menitip pesan untuk Yoris, bahwa dirinya tak bisa hidup tanpa anaknya.

“Wa Yosef berpesan, tolong Zan, kan bilangnya ke saya Zan, tolong Zan katanya kasih tahu Yoris, saya itu tidak bisa hidup,”

“Karena Yoris lah satu-satunya anak saya sekarang, hanya punya harta Yoris lah sekarang, itu kata Wa Yosef,” papar Indra menceritakan pesan Yosef untuk Yoris.

Demikian, kini paman Yoris itu mengaku dirinya sudah berbicara kepada pihak kuasa hukum Yoris untuk datang ke tempat.

Bukan hanya mempertemukan saja dengan Yoris, ia juga membawa serta istri Yoris dan cucunya Yosef.

Seperti diketahui, Yosef dan Yoris sama-sama menjadi saksi dalam kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu (24) dan ibunya, Tuti (54) pada 18 Agustus 2021 di Desa Jalan Cagak Kabupaten Subang.

Yosef ditetapkan menjadi saksi karena disebut orang yang berada di TKP perampasan nyawa Amalia dan Tuti. Yosef merupakan suami dari Tuti dan ayah dari Amalia. Sedangkab Yoris selaku anak tertua dari Tuti dan kakak dari Amalia.

Artinya Yosef dan Yoris merupakan saksi dari keluarga kedua korban. Keduanya diperiksa kepolisian guna memberikan keterangan terkait kebutuhan penyidikan.

Kendati begitu, di sisi lain terungkap cerita hubungan Yosef dan Yoris selama pemeriksaan di kepolisian.

Artikel terkait telah tayang di Tribun Jabar dengan judul Dua Saksi Kasus Subang Gagal Bertemu, Yosef Punya Agenda, di Sisi Lain Yoris Siapkan Permintaan Maaf

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved