Dukung Pemulihan Ekonomi, Kemenlu RI Garap Pasar Eropa Tengah dan Timur
Forum bisnis ini didukung Kementerian Perdagangan, KADIN Indonesia, dan Perwakilan RI di kawasan Eropa Tengah dan Timur.
Penulis: Kander Turnip | Editor: Kander Turnip
Sementara itu, kawasan Eropa Tengah and Timur yang juga menjadi anggota Uni Eropa saat ini mengalami pertumbuhan ekonomi yang paling tinggi.
Hal ini tidak hanya menjadi potensi pasar bagi Indonesia, namun juga sumber investasi ke Indonesia.
Ekspor Indonesia ke kawasan sebesar USD 2,8 miliar, naik lebih dari 52 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020.
Ekspor terbesar Indonesia ke Rusia, Turki, dan Polandia dan produk-produk ekspor unggulannya antara lain produk elektronik dan komponennya, minyak sawit, produk perikanan, kopi, alas kaki, furnitur, dan karet.
Platform digital INA-ACCESS (ina-access.com) dikembangkan sebagai sarana menjembatani interaksi bisnis yang efisien, utamanya di masa pandemi, di saat sebagian besar perjalanan bisnis masih belum dapat dilaksanakan.
Platform digital ini menampillkan showcase produk ekspor diisi oleh sekitar 760 perusahaan dengan 4.000 jenis produk ekspor potensial, dan 60 persen dari perusahaan tersebut adalah pelaku usaha UMKM.
Pameran produk secara virtual atau melalui katalog elektronik disediakan bagi pengusaha manca negara, khususnya kawasan Eropa dan Amerika.
Platform ini juga menampilkan potensi investasi dengan menampilkan ready to invest projects yang dikurasi oleh Kementerian Investasi dan Bank Indonesia dan secara langsung dapat diakses secara daring dan menghubungkan pengusaha di dalam jejaring pertemuan virtual dengan fasilitasi Kemenlu dan Perwakilan RI di negara Eropa Tengah dan Timur.
“Silakan para pelaku usaha Indonesia, termasuk UMKM untuk bergabung dengan platform INA-ACCESS ini secara gratis untuk mempomosikan produknya serta berkomunikasi dan menjalin kerja sama bisnis dengan mitranya dari luar negeri,” sambung Ngurah Swajaya.
Eropa Tengah dan Timur merupakan kawasan dengan tingkat ekonomi dan pendapatan per kapita yang tinggi.
Dua puluh negara di kawasan ini adalah Albania, Armenia, Belarus, Bosnia & Herzegovina, Bulgaria, Ceko, Georgia, Hongaria, Kroasia, Makedonia Utara, Moldova, Montenegro, Polandia, Romania, Rusia, Serbia, Slowakia, Slovenia, Turki, dan Ukraina.
Selain jumlah penduduk yang besar, mencapai sekitar 408 juta jiwa, negara-negara ini juga tergabung ke dalam organisasi seperti G-20, Uni Eropa, Visegrad, Eurasian Economic Union (EAEU), dan Central European Free Trade Agreement (CEFTA). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/forum-bisnis-kemenlu-garap-eropa-tengah-dan-timur.jpg)