Breaking News:

Berita Denpasar

Dewa Rai Minta Warga Kota Denpasar Jangan Kendur Menerapkan Prokes Covid-19

Secara kumulatif, kata Dewa Rai, kasus positif Covid-19 di Denpasar sebanyak 37.562 orang, angka kesembuhan pasien 36.354 orang atau 96,79 persen.

Penulis: Putu Supartika | Editor: DionDBPutra
Pemkot Denpasar
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai meminta masyarakat jangan kendur menerapkan protokol kesehatan (prokes) kendati kendati kasus positif di Kota Denpasar semakin menurun dan melandai.

Berdasarkan data hari Jumat 8 Oktober 2021, kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar bertambah sebanyak 25 orang. Sedangkan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 15 orang.

Pasien yang meninggal dunia bertambah 1 orang. Secara kumulatif, kata Dewa Rai, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar sebanyak 37.562 orang, angka kesembuhan pasien 36.354 orang atau 96,79 persen).

Baca juga: MENGENAL Sosok Sekda Kota Denpasar Alit Wiradana: Pendidikan, Karier, hingga Kekayaan

Baca juga: Dipasang di Pintu Masuk Pasar Semarapura, Rumini Kebingungan Scan Barcode PeduliLindungi

Jumlah pasien yang meninggal dunia sebanyak 984 orang (2,61 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 224 orang (0,60 persen).

Kepada Tribun Bali, Jumat 8 Oktober 2021, I Dewa Gede Rai mengatakan, kendati kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar semakin menurun dan melandai namun penularan masih ditemukan.

Oleh karena itu ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendur menerapkan prokes.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendur dalam menerapkan protokol kesehatan. Jika lengah dan abai dengan prokes, tidak tertutup kemungkinan kasus covid sewaktu waktu bisa kembali meningkat," ujarnya.

"Diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM,” tambah Dewa Rai.

Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus Covid-19 saat ini.

Dalam beraktivitas sehari-hari, protokol kesehatan wajib dipatuhi dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 3 Jawa-Bali.

Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat. Jadi, intinya kapanpun dan di manapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, menyemprot disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun, ibu hamil dan disabilitas.

“Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” kata Dewa Rai.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan b Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Berita lain dari Kota Denpasar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved