Berita Karangasem
Kedua Orangtua Kadek Sudah Diperiksa di Karangasem, Polisi Tunggu Hasil Autopsi Terkait Luka Lebam
Polisi masih mendalami kematian I Kadek S (13), pelajar SD asal Banjar Dinas Babakan, Desa Purwakerthi, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Polisi masih mendalami kematian I Kadek S (13), pelajar SD asal Banjar Dinas Babakan, Desa Purwakerthi, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali.
Kematian Kadek menyisakan misteri karena ditemukan luka lebam di tubuhnya.
Bahkan polisi sampai membongkar kuburan Kadek untuk kepentingan autopsi.
Kapolres Karangasem, AKBP Ricko Abdillah Andang Taruna mengungkapkan kedua orangtua Kadek sudah diperiksa.
Baca juga: Dua Bocah Perempuan Ini Tinggal Berhari-hari Bersama Mayat Ibunya yang Dikira Sedang Tidur
Selain itu, keluarga dan tetangga juga dimintai keterangannya.
"Kami sudah periksa saksi, mencari petunjuk, berserta mencari barang bukti. Nanti ketiga langkah ini akan disinkronkan dengan hasil autopsi yang dilakukan tim forensik dari RSUP Sanglah," kata Ricko Abdillah, Jumat 8 Oktober 2021.
Dari pemeriksaan ada beberapa petunjuk yang didapatkan.
Polisi juga sudah mengumpulkan beberapa barang bukti.
"Penyidik masih menunggu hasil autopsi tim forensik di RSUP Sanglah untuk disinkronkan," kata dia.
Kata dia, belum ada surat dari tim forensik terkait hasil autopsi.
Ia mengaku telah berkoordinasi terkait ini agar hasilnya segera bisa disampaikan.
Ia berharap surat hasil autopsi forensik bisa segera keluar.
Sehingga penyidik Polres Karangasem bisa segera menyinkronkan.
Sebelumnya, orangtua Kadek, I Nengah Kicen dan Ni Nyoman Sutini membantah anaknya meninggal karena kekerasan.
Mereka menyampaikan Kadek meninggal setelah terjatuh dan kepala terbentur sampai muntah.
Kadek meninggal dunia pada Selasa 21 September 2021 sore.
Sebelum meninggal, siswa kelas enam SD itu bermain layangan.
Ia bermain bersama adiknya di Bukit Sebau yang lokasinya tak jauh dari rumahnya.
Kadek dikabarkan pulang sekitar pukul 14.00 Wita ke rumahnya.
Namun pada pukul 18.00 Wita, ia dikabarkan meninggal dunia.
Kabar meninggalanya Kadek pun tersiar. Orangtua menyebut karena terjatuh.
Upacara penguburan digelar, Kamis 23 September 2021.
Baca juga: Polres Karangasem Bongkar Makam Kadek Sepi dan Lakukan Autopsi untuk Pastikan Penyebab Kematiannya
Saat akan dimandikan, keluarga Kadek yakni I Made Suardana dan I Komang Eka Putra melihat sejumlah luka lebam di tubuh Kadek.
Luka tersebut ada di bagian leher dan terlihat seperti patah.
Atas hal itu, kasus ini dilaporkan ke Polsek Abang.
Dengan demikian, untuk menemukan titik terang harus dilakukan autopsi.
Namun karena jenazah sudah dikuburkan, maka polisi harus membongkar kuburan Kadek.
Saat ini polisi masih menunggu hasil autopsi. (*).
Kumpulan Artikel Karangasem