Breaking News:

Berita Buleleng

UPDATE: Polisi Gali Keterangan Saksi Terkait Kasus Dugaan Pencabulan Anak Dibawah Umur di Buleleng

Unit PPA Satreskrim Polres Buleleng saat ini sedang menggali keterangan dari saksi tambahan, seperti orang tua korban.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kasus dugaan pencabulan yang dialami oleh K (16), remaja asal Kecamatan Buleleng, hingga saat ini masih dalam tahap penyelidikan polisi.

Unit PPA Satreskrim Polres Buleleng saat ini sedang menggali keterangan dari saksi tambahan, seperti orang tua korban.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya dikonfirmasi Senin (11/10/2021) mengatakan, saat ini penyidik sudah meminta keterangan korban serta orangtuanya.

Selanjutnya, penyidik akan kembali menggali keterangan dari saksi-saksi lain yang mengetahui, atau melihat dan mendengar langsung kejadian tak senonoh yang menimpa siswi SMA tersebut.

Baca juga: Pantau Kapal Belanda dari Atas Pohon Kepuh, Setra Desa Adat Buleleng Jadi Obyek Wisata

Sementara terkait visum, Iptu Sumarjaya menyebut sudah dilakukan beberapa waktu lalu di RSUD Buleleng.

Hanya saja, hasilnya secara resmi belum diterima oleh penyidik.

Hasil visum tersebut nantinya akan digunakan oleh polisi sebagai salah satu bukti dari kasus dugaan pencabulan tersebut.

"Dari adanya laporan dugaan pencabulan itu, penyidik saat ini masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Tidak menutup kemungkinan juga terduga pelaku juga akan dimintai keterangan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur terjadi di Kecamatan Buleleng. Seorang wanita berinisial K (16) diduga menjadi korban nafsu bejat seorang pedagang pupuk berinisial KW asal Desa Alasangaker, Kecamatan Buleleng.

Kasus ini dilaporkan oleh orang tua korban ke Unit PPA Polres Buleleng, Selasa (5/10/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved