Superball
Wijnaldum Hanya Bermain 6 Kali di PSG, Sang Pemain Merasa Mulai Tidak Bahagia
Georginio Wijnaldum merasa tidak kerasan menjalani karir di Paris Saint Germain. Sang pemain datang ke PSG dengan status bebas transfer dari klub asa
Penulis: Harun Ar Rasyid | Editor: Harun Ar Rasyid
TRIBUN-BALI.COM/ - Georginio Wijnaldum merasa tidak kerasan menjalani karir di Paris Saint Germain.
Sang pemain datang ke PSG dengan status bebas transfer dari klub asal Inggris, Liverpool.
Kedatangan sang pemain ke Parc de Princes diharapkan bisa menyempurnakan lini tengah Liverpool yang sudah diisi gelandang-gelandang tangguh seperti Marco Veratti dan Ander Hererra.
Wijnaldum sebelumnya bahkan tampil gemilang bersama Belanda di Euro 2020.
Bahkan ia menjadi kapten tim ketika van Djik Cidera.
Namun, kedatangannya ke Paris tidak sesuai ekspektasinya.
Gelandang tengah itu merasa keberadaannya di PSG membuatnya merasa tidak bahagia.
Baca juga: UPDATE KLASEMEN Sementara PON XX Papua, Jabar Kokoh di Puncak, Bali Cetak Rekor
Dilansir dari skysports, Wijnaldum mengungkapkan perasaannya selama membela PSG hingga bulan Oktober ini.
"Saya bisa mengatakan bahwa saya sepenuhnya bahagia berada di sini. Situasi memang tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan," ungkap pemain 30 tahun.
Musim ini PSG mendatangkan Gianluigi Donnarumma, Sergio Ramos, Achraf Hakimi dan Lionel Messi.
Nama terakhir bahkan sempat membuat jagat sepak bola gempar.
Bagaimana tidak, sang pemain meninggalkan klub yang telah membuat namanya tenar.
Sama hal dengan Sergio Ramos, Ramos juga hengkang dari Real Madrid setelah klub urung memperpanjang kontraknya.
Baca juga: Manuver Los Blancos Soal Kylian Mbappe Picu Memanasnya Hubungan PSG dan Real Madrid, Ini Sebabnya
Wijnaldum cabut dari Liverpool juga akibat negosiasi gaji tidak menemui titik tengah.
Pemain asal Belanda pun memilih pergi setelah memberikan gelar Liga Inggris dan Liga Champions kepada Liverpool.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/georginio-wijnaldum-88.jpg)