Breaking News:

Info Populer

WNA dan WNI yang Belum Vaksinasi Covid-19 Tetap Bisa Masuk Indonesia, Berikut Ini Ketentuannya 

Pemerintah menerbitkan aturan baru tentang tentang protokol kesehatan perjalanan internasional pada masa pandemi Covid-19.

Editor: Karsiani Putri
Tribun Bali/Rizal Fanany
ILUSTRASI- Wisatawan berswafoto di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, Ungasan, Badung, Jumat (4/12/2020) lalu 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Pemerintah menerbitkan aturan baru tentang tentang protokol kesehatan perjalanan internasional pada masa pandemi Covid-19.

Aturan itu dituangkan dalam Surat Edaran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nomor 20 Tahun 2021 yang diteken Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito pada 13 Oktober 2021.

Dalam SE tersebut, WNI maupun WNA yang hendak masuk ke Indonesia dari luar negeri harus memenuhi sejumlah persyaratan, salah satunya menunjukkan sertifikat vaksinasi virus corona.

"Menunjukkan kartu atau sertifikat (fisik maupun digital) telah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap seminimalnya 14 (empat belas) hari sebelum keberangkatan sebagai persyaratan memasuki Indonesia," demikian bunyi petikan SE.

Dalam SE disebutkan, dalam hal WNI yang hendak masuk ke Indonesia belum mendapat vaksin di luar negeri, maka akan divaksinasi di tempat karantina setibanya di Indonesia, setelah dilakukan pemeriksaan RT PCR kedua dengan hasil negatif.

Ketentuan yang sama juga berlaku untuk WNA yang belum divaksinasi.

Namun, ketentuan tersebut hanya berlaku bagi WNA yang berusia 12-17 tahun, merupakan pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas, dan/atau pemegang kartu izin tinggal terbatas (Kitas) dan kartu izin tinggal (Kitap).

"WNA yang sudah berada di Indonesia dan akan melakukan perjalanan, baik domestik maupun internasional, diwajibkan untuk melakukan vaksinasi melalui skema program atau gotong royong sesuai peraturan perundang-undangan," bunyi petikan SE.

Kewajiban menunjukkan kartu atau sertifikat vaksinasi Covid-19 sebagai persyaratan memasuki Indonesia dikecualikan bagi sejumlah pihak.

Pertama, WNA pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang terkait dengan kunjungan resmi/kenegaraan pejabat asing setingkat menteri ke atas dan WNA yang masuk ke Indonesia dengan skema Travel Corridor Arrangement, sesuai prinsip resiprositas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

WNA yang belum melakukan vaksinasi dan bermaksud untuk melakukan perjalanan domestik dan melanjutkan dengan tujuan mengikuti penerbangan internasional keluar dari wilayah RI juga diperbolehkan untuk tidak menunjukkan sertifikat vaksinasi selama tidak keluar dari area bandara selama transit menunggu penerbangan.

Baca juga: 18 Negara Boleh Masuk Indonesia , Luhut: Singapura Belum Termasuk

Baca juga: Penerbangan Internasional Dibuka 14 Oktober 2021, 7 Ribu Kode QR PeduliLindungi Terpasang di Bali

Baca juga: Hingga 18 Oktober 2021, Promo Hemat dan Special Price HokBen, Hoka Hemat + Teh Botol Sosro Rp30 Ribu

Kemudian, pelaku perjalanan internasional dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksin juga dikecualikan dari peraturan menunjukkan sertifikat vaksin, namun wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah negara keberangkatan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Pariwisata Dibuka Pada 14 Oktober Mendatang, Gubernur Bali: Tidak Deg-degan

Baca juga: Mulai 1 November, YouTuber Diwajibkan Untuk Mengaktifkan Verifikasi Dua Langkah

"Kartu atau sertifikat (fisik maupun digital) telah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap ditulis dalam bahasa Inggris, selain dengan bahasa negara asal," demikian bunyi SE.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul WNI dan WNA yang Belum Vaksinasi Covid-19 Tetap Bisa Masuk RI, Ini Ketentuannya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved