Breaking News:

Buleleng

Dana Dipangkas, Perbaikan Jalan di Buleleng Tidak akan Menyeluruh

Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng mengalami pemangkasan yang cukup besar.

tribun bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Kepala Dinas PUTR Buleleng I Putu Adiptha 

DAK Dipangkas, Perbaikan Diprioritaskan Untuk Jalan Srikandi

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng mengalami pemangkasan yang cukup besar.

Dana yang seharusnya diterima sebesar Rp 42 Miliar pada tahun 2022, dipangkas menjadi Rp 14 Miliar.

Akibat pemangkasan ini, program perbaikan jalan yang dirancang untuk tahun depan praktis berkurang.

Kepala Dinas PUTR Buleleng I Putu Adiptha pada Jumat (15/10) mengatakan, pihaknya sejatinya telah mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk melakukan perbaikan jalan sepanjang 50 kilometer, dengan anggaran sebesar Rp80 Miliar.

Namun, pemerintah pusat rupanya hanya dapat memberikan dana DAK sebesar Rp14 Miliar.

Di mana, Rp5 Miliar diantaranya untuk program perbaikan jalan, sementara sisanya lagi Rp9 Miliar untuk program sanitasi dan air limbah.

Baca juga: Bali Masih Sepi Wisatawan, Pengusaha Hotel Restoran Belum Berani Panggil Kembali Semua Karyawan

Baca juga: Selama Januari Hingga Agustus 2021, Kasus DBD di Provinsi Bali Tembus 2 Ribuan Kasus

Dengan dana sebesar Rp 5 Miliar tersebut, praktis program perbaikan jalan tahun depan hanya dapat diprioritaskan untuk jalan Srikandi, Kecamatan Buleleng.

Perbaikan Jalan Srikandi itu kata Adiptha akan dilakukan hingga sepanjang 5 kilometer, atau hingga di pertigaan Desa Sambangan.

Jalan tersebut menjadi prioritas lantaran padat penduduk, berada di kawasan sekolah, serta banyak berlubang akibat langganan banjir.

"Jalan Srikandi nanti akan kami perlebar, dari 6 meter menjadi 8 meter. Akan dibuat lebih tinggi juga," terangnya.

Sementara program perbaikan jalan yang dananya bersumber dari APBD kata Adiptha saat ini anggarannya masih disusun oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

"Nanti Bupati yang memilih ruas jalan mana yang akan diperbaiki dengan dana APBD. Perbaikannya tapi terbatas," tutupnya. (rtu)

Berita Buleleng Lainnya

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved