Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
Danu Syok Psikologisnya Sudah Terganggu, Begini Kondisi Yoris Sekarang
Tim kuasa hukum Yoris dan Danu, Achmad Taufan mengatakan, kondisi kliennya sudah tertekan.
TRIBUN-BALI.COM, SUBANG - Dua saksi kunci kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Yoris Raja Amanullah (34) dan Muhammad Ramdanu alias Danu (21) mulai didampingi pengacara menghadapi pengungkapan kasus.
Yoris dan Danu sempat tersudutkan dalam perkara kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.
Seperti diketahu, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) ditemukan tewas dengan mayat ditumpuk dalam bagasi mobil Alphard di garasi rumahnya di Jalancagak, Subang pada 18 Agustus 2021 lalu.
Yoris adalah anak pertama pasangan almarhum Tuti dan Yosef Hidayah. Sementara Danu adalah keponakan Tuti.
Tim kuasa hukum Yoris dan Danu, Achmad Taufan mengatakan, kondisi kliennya sudah tertekan.
Terutama Danu yang dinilai secara psikologis terganggu dengan posisi dirinya yang selalu terpojokkan.
"Kalau kondisi klien kami saat ini yang pasti kelihatannya yang paling syok, ya, apalagi banyak juga yang menyudutkan, Danu. Kelihatannya psikologis Danu yang paling kena," ucap Achmad Taufan di Subang, Kamis (21/10/2021).
Bukan hanya Danu, Achmad menambahkan, kondisi Yoris secara psikologis juga terganggu.
Terlebih yang menjadi korban perampasan nyawa di Subang adalah ibu serta adiknya.
"Yoris juga tentu sama saya rasa, apalagi, kan, korbannya ibu sama adiknya, ya, jelas psikologisnya tertanggu," katanya.
Yoris dan Danu memang menjadi saksi dari kasus Subang yang sedang ditangani polisi.
Keduanya kerap dipanggil oleh polisi untuk dimintai keterangan.
Selain mereka, polisi juga beberapa kali memintai keterangan Yosef dan istri mudanya, Mimin Mintarsih.
Yosef merupakan suami dari almarhumah Tuti dan ayah dari Amalia Mustika Ratu.
Yosef juga merupakan ayah dari Yoris.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/m-danu.jpg)