Breaking News:

Berita Jembrana

VIRAL Video Calo Jasa Rapid Test Hadang Pengemudi, Ini Penjelasan Kapolsek Gilimanuk

Kapolsek Gilimanuk Kompol I Gusti Putu Dharmanatha, mengatakan, bahwa pihaknya sudah memerintahkan petugas untuk terjun ke lapangan dan menindaklanjut

ist/Polsek Gilimanuk
Petugas Polsek Gilimanuk menertibkan calo atau jasa pengantar Rapid test, Kamis 21 Oktober 2021 pagi. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Beredar video tentang seorang pria mengendarai sepeda motor di kawasan Pelabuhan Gilimanuk.

Disinyalir pria itu merupakan calo jasa pengantar Rapid tes antigen.

Atas hal ini Polsek Gilimanuk pun menggelar patroli mengantisipasi hal tersebut.

Informasi yang dihimpun, bahwa ulah calo atau jasa pengantar rapid test membuat resah pengguna kendaraan karena melakukan pencegatan dan mengganggu lalu lintas dan meresahkan.

Baca juga: Dua Tersangka Pemalsuan Surat Keterangan Rapid Test di Jembrana Dilimpahkan ke Kejaksaan

Hal ini pun ramai di jagat media sosial.

Kapolsek Gilimanuk Kompol I Gusti Putu Dharmanatha, mengatakan, bahwa pihaknya sudah memerintahkan petugas untuk terjun ke lapangan dan menindaklanjuti informasi tersebut.

Petugas di lapangan akan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terkait kegiatan yang dilakukan agen-agen klinik rapid test di Gilimanuk.

“Kami akan gelar operasi untuk penertiban dan berkoordinasi dengan pihak Satpol PP dalam hal ini,” ucapnya Kamis 21 Oktober 2021.

Menurut dia, bahwa dalam hal ini, pihaknya akan mengefektifkan patroli yang ditingkatkan untuk pencegahan.

Bahkan, secara pribadi dirinya menghubungi Kalaksa BPBD/Satgas Covid-19 untuk kemudian memberi pembinaan kepada para agen-agen rapid.

Sehingga, nanti juga menggandeng Dinas Kesehatan untuk  pembinaan jasa antar tersebut agar tidak sampai mengganggu pengguna jala.

Dari 12 klinik Rapid test yang terdata di Pelabuhan Gilimanuk, dan nantinya diimbau supaya pemasangan plakat klinik Rapid tes dan tidak sampai menganggu.

"Jadi ada beberapa klinik yang tutup dan baru buka. Dan kelompok-kelompok tadi sudah didekati dan diimbau agar tidak mengganggu," pungkasnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Jembrana

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved