Berita Bali
Daya Tular Virus Covid-19 Varian MU Sangat Rendah, Begini Penjelasan Prof Mahardika
Ahli Virologi FKH Universitas Udayana I Gusti Ngurah Kade Mahardika menyatakan daya tular virus Covid-19 varian MU sangat rendah
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Irma Budiarti
"Prediksi ledakan penularan pasien Covid-19 pada periode akhir tahun 2021 sampai dengan awal tahun 2022 akan terjadi.
Jika ledakan penularan terjadi pada periode gelombang ketiga.
Sepertinya tidak akan separah pada gelombang pertama dan kedua," paparnya.
Hal tersebut dapat dilihat dari data negara-negara di dunia.
Yang angka vaksinasinya sudah mencapai 60 persen dari total jumlah penduduknya.
Data menunjukkan jumlah orang meninggal akibat Covid-19 tetap konsisten rendah.
"Artinya semua vaksin yang digunakan menekan risiko perawatan rumah sakit dengan gejala berat dan risiko meninggal dunia.
Karena semua vaksin tampaknya tidak mampu menekan transmisi komunitas yang ideal.
Sehingga angka kasus belakangan ini memang kembali melonjak di banyak negara.
Namun angka kematian relatif rendah," tuturnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/covid.jpg)